Jenazah Diplomat Arya Daru Disambut Tangis Keluarga, Sang Istri Awalnya Curiga karena Tak Bisa Dihubungi
Jenazah almarhum kemudian disalatkan dan akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Sunthen, Jomblangan, Banguntapan, yang berjarak sekitar tiga kilometer dari rumah duka.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN - Suasana duka menyelimuti rumah keluarga besar Arya Daru Pangayunan di Karangbendo, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta, saat jenazah Diplomat Muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu) itu tiba pada Rabu sore, 9 Juli 2025. Isak tangis keluarga pecah begitu peti jenazah tiba dan dibawa masuk ke rumah duka.
Jenazah Arya tiba sekitar pukul 15.38 WIB menggunakan ambulans. Prosesi penyambutan berlangsung hening dan penuh haru. Beberapa kerabat langsung memeluk peti jenazah, sementara sebagian lainnya tak kuasa menahan air mata.
Jenazah almarhum kemudian disalatkan dan akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Sunthen, Jomblangan, Banguntapan, yang berjarak sekitar tiga kilometer dari rumah duka.
"Setelah disalatkan dan didoakan, kami akan menuju makam untuk prosesi pemakaman," ujar Meta Bagus, kakak ipar Arya Daru kepada awak media.
Kecurigaan Sang Istri Jadi Awal Penemuan
Meta juga mengungkap kronologi sebelum jenazah Arya ditemukan. Menurutnya, istri Arya mulai curiga setelah suaminya tidak merespons pesan atau panggilan sejak Senin, 7 Juli 2025. Padahal, biasanya pasangan tersebut rutin saling memberi kabar setiap hari.
“Biasanya mereka saling update aktivitas. Tapi sejak Senin tidak ada kabar sama sekali,” jelasnya.
Karena merasa ada yang tidak beres, sang istri akhirnya menghubungi pemilik indekos tempat Arya tinggal di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Saat kamar dibuka, Arya ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa dengan kondisi yang mencurigakan.
Ditinggal Pergi Sang Diplomat
Arya Daru Pangayunan diketahui tengah bersiap menjalankan tugas luar negeri ke Finlandia dan selama ini aktif menangani isu-isu perlindungan WNI di luar negeri. Kepergiannya menyisakan duka mendalam, terutama bagi istri dan dua anaknya yang kini kehilangan sosok suami dan ayah yang dikenal berdedikasi tinggi pada pekerjaannya.
Pihak kepolisian hingga kini masih mendalami penyebab kematian Arya yang ditemukan dengan kondisi tidak wajar, termasuk bagian kepala yang tertutup lakban dan tubuh yang diselimuti kain. Proses autopsi masih berlangsung untuk memastikan penyebab pasti meninggalnya Diplomat Muda tersebut.
Editor : Firda Rachmawati


