Siapa Sosok Arya Daru? Ini Profil Diplomat Muda Kemenlu yang Ditemukan Tewas di Kamar Kos dengan Tragis
Arya Daru ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan di kamar indekosnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa pagi, 8 Juli 2025.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN - Dunia diplomasi Indonesia tengah berduka atas wafatnya Arya Daru Pangayunan, seorang Diplomat Muda yang menjabat sebagai Diplomat Ahli Muda di Direktorat Perlindungan WNI, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI.
Arya Daru ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan di kamar indekosnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa pagi, 8 Juli 2025.
Juru Bicara Kemenlu, Rolliansyah Soemirat, membenarkan kabar duka tersebut. "Betul, salah satu staf Kemenlu yaitu saudara Arya Daru Pangayunan telah meninggal dunia di kediamannya di Gondangdia," ujarnya dalam pernyataan resmi.
Penemuan jenazah Arya menyisakan banyak pertanyaan. Ia ditemukan terbaring di atas tempat tidur, dengan wajah dan kepala tertutup lakban serta diselimuti kain berwarna biru gelap. Kondisi kamar yang terkunci dari dalam tanpa adanya kerusakan pada pintu atau jendela menambah misteri dalam kasus ini.
Profil Arya Daru Pangayunan: Sosok Cerdas dan Berdedikasi
Arya lahir di Sleman, Yogyakarta, pada 15 Juli 1986. Ia merupakan lulusan Fakultas Ilmu Hubungan Internasional Universitas Gadjah Mada (UGM), dan dikenal sebagai sosok berprestasi yang meniti kariernya melalui jalur diplomasi.
Perjalanan karier Arya dimulai pada 2011-2013 sebagai staf di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Yangon, Myanmar.
Ia kemudian dipercaya sebagai third secretary bidang politik di KBRI Dili (2018–2020), dan selanjutnya menjadi second secretary bidang ekonomi, sosial, dan budaya di KBRI Buenos Aires (2020–2022). Tahun 2025 menjadi puncak kariernya ketika ia menjabat di Direktorat Perlindungan WNI, Kemenlu.
Di mata kolega dan sahabatnya, Arya dikenal sebagai pribadi yang rendah hati, fokus pada pekerjaan, dan jauh dari konflik. "Arya itu anaknya baik, kalem, dan nggak pernah punya masalah dengan siapa pun sejak sekolah," ungkap Ardhi, salah satu teman SMA Arya.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan menyeluruh terkait penyebab kematian Arya.
Autopsi telah dilakukan, namun hasilnya masih menunggu konfirmasi laboratorium. Penyelidikan difokuskan pada kemungkinan adanya tindakan kekerasan atau faktor lain di balik kematian tragis ini.
Editor : Firda Rachmawati


