Kep1er jadi Girl Grup Pertama yang Bergabung dengan 'No Music for Genocide' untuk Mendukung Palestina
Buat sejarah baru Kep1er jadi grup K-Pop pertama yang bergabung dengan gerakan 'No Music for Genocide'.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Kep1er telah mendapat pujian karena tindakan mereka yang membuka sejarah untuk Grup K-Pop.
Sebulan setelah peluncuran 'No Music for Genocide', sebuah Grup populer menjadi girl Grup K-Pop pertama yang bergabung dengan gerakan ini, yaitu Kep1er.
Para penggemar melihat nama Kep1er dalam daftar bersejarah artis yang mendukung inisiatif boikot untuk memprotes genosida Israel di Gaza, Palestina.
'No Music for Genocide' mengajak para seniman untuk menunjukkan solidaritas kepada Palestina dengan memblokir akses musik mereka di Israel.
BBC melaporkan bahwa lebih dari 67.000 warga Palestina telah terbunuh sejak Oktober 2023 (termasuk lebih dari 18.000 anak-anak), dan rakyat Gaza menghadapi krisis kemanusiaan yang berkelanjutan.
Untuk bergabung dengan gerakan ini, para seniman harus menggunakan langkah-langkah pemblokiran geografis untuk menghapus musik mereka dari platform streaming Israel.
Menurut FAQ di situs web resmi, setiap artis dalam daftar diverifikasi dan ditambahkan secara manual oleh penyelenggara gerakan untuk memastikan keabsahan klaim.
Sejak Kep1er masuk dalam daftar ini, penggemar K-Pop di media sosial menghujani Grup ini dengan pujian.
Banyak yang mendukung girl Grup Kep1er karena "berani" di saat industri hiburan dunia cenderung diam.
"Ini seharusnya ada di mana-mana, bung. Seperti, KENAPA TIDAK ADA DI MANA-MANA? Di industri yang sudah menganggap normal bahwa para idola tidak memboikot dan karena tuli nada, masih ada orang yang bergabung dengan gerakan ini untuk memboikot Israel."
"Aduh ini besar sekali!! hampir sulit dipercaya mengingat bagaimana sebagian besar Grup K-Pop diharapkan untuk tetap diam tentang hal-hal yang berbau politik (meskipun berbicara menentang genosida terhadap warga Palestina yang tidak bersalah tidak seharusnya dianggap “politis”) aku bangga banget sama Kep1er. BEBASKAN Palestina."
"Aku takut ini palsu, jadi aku cek sendiri dan ternyata benar! Astaga, Kep1er, kamu yang terbaik, aku sangat mendukung Grup yang tepat."
Beberapa penggemar juga mengungkapkan harapan mereka agar Grup K-Pop lain juga bergabung dalam gerakan ini.
Meskipun beberapa idola seperti Chanelle dari FIFTY FIFTY dan Kevin dari THE BOYZ baru-baru ini menunjukkan dukungan mereka untuk Palestina, Kep1er adalah satu-satunya Grup Korea yang masuk dalam daftar sejauh ini.
"Ini adalah Grup kpop pertama yang melakukan ini dan saya berharap yang lain mengikutinya," komentar netizen.
"Dan mereka satu-satunya Grup K-Pop yang melakukan ini, astaga! Kita harus terus menekan perusahaan lain untuk mengikuti jejak mereka."
'No Music for Genocide' diluncurkan pada September 2025 dengan 400 peserta awal, termasuk penyanyi ternama seperti penyanyi Jepang-Inggris Rina Sawayama dan Grup rap Irlandia Kneecap.
Sejak itu, inisiatif ini telah menarik lebih banyak nama terkenal, termasuk penyanyi Selandia Baru Lorde, band rock Amerika Paramore, dan penyanyi Islandia Björk di antara 1.000 penampil yang saat ini berpartisipasi.
Agensi yang menaungi Kep1er, Klap Entertainment dan WAKEONE, belum memberikan komentar apa pun terkait boikot tersebut.
Girl Grup ini kini bergabung dengan BÉBE YANA, seorang penyanyi dan mantan anggota EvoL, yang merupakan artis Korea pertama yang bergabung dengan gerakan ini saat diluncurkan bulan lalu.***
Editor : Irma Nurfajri


