Kepergian Titiek Puspa dan Pesan Kesehatan Tentang Bahaya Pembuluh Darah Pecah dari dr. Zaidul Akbar

Titiek Puspa meninggal dunia hingg ini penjelasan kesehatan tentang bahaya pembuluh darah pecah

Kepergian Titiek Puspa dan Pesan Kesehatan Tentang Bahaya Pembuluh Darah Pecah dari dr. Zaidul Akbar

INILAHKORAN - Dunia hiburan Indonesia berduka atas kepergian penyanyi legendaris dan artis senior, Titiek Puspa, yang wafat pada Kamis, 10 April 2025. Kabar duka ini mengejutkan publik, mengingat kondisi beliau sebelumnya dikabarkan dalam keadaan sehat.

Titiek Puspa dikenal sebagai sosok inspiratif yang pernah berjuang melawan kanker serviks. Ia berhasil pulih, tidak hanya melalui pengobatan medis, tetapi juga dengan pendekatan spiritual seperti meditasi dan memperdalam keimanan kepada Tuhan. Namun menjelang akhir hayatnya, Titiek Puspa dilaporkan mengalami kondisi pembuluh darah pecah secara mendadak.

Dalam konferensi pers yang digelar di Rumah Sakit Medistra, Jakarta, putri almarhumah, Petty, mengungkapkan bahwa sang ibunda tampak sehat dua hari sebelum kejadian. “Kami juga tidak tahu pasti kenapa bisa terjadi perdarahan, karena pada 24 Maret beliau masih sehat,” kata Petty.

Kondisi ini mendorong perhatian masyarakat pada pentingnya mengenali gejala serta risiko terkait pecahnya pembuluh darah, terutama di otak.

Penjelasan Medis Tentang Pembuluh Darah Pecah

Prof. Dr. dr. Yuda Turana, Sp.S(K), pakar neurologi, menjelaskan bahwa pecahnya pembuluh darah umumnya terjadi akibat tekanan darah tinggi atau karena adanya kelainan pada struktur pembuluh darah itu sendiri. Jika dinding pembuluh sudah menipis atau mengalami stres akibat tekanan berlebih, maka risiko pecah menjadi tinggi.

“Volume darah yang keluar dan lokasi perdarahan sangat menentukan dampaknya. Jika terjadi di batang otak, meskipun jumlahnya sedikit, dampaknya bisa fatal,” ujar Prof. Yuda, dikutip dari Antara.

Ia menekankan pentingnya mengetahui faktor risiko dan menjaga tekanan darah tetap stabil. Gaya hidup sehat, pola makan seimbang, dan kontrol medis rutin menjadi langkah penting untuk pencegahan.

Pandangan dr. Zaidul Akbar Soal kesehatan dan Pengobatan Alami

Sejalan dengan pentingnya menjaga kesehatan, dr. Zaidul Akbar juga memberikan perspektif dari sisi pengobatan alami. Praktisi kesehatan yang dikenal melalui pendekatan herbal ini menyarankan pemanfaatan rempah-rempah rumah tangga untuk menjaga kesehatan pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah.

“Jenis-jenis bawang seperti bawang merah, putih, hingga bombay ungu bisa digunakan sebagai pengencer darah alami. Bisa dikonsumsi dengan dicampur madu, lalu diminum,” jelas dr. Zaidul dalam kanal YouTube-nya.

Ia juga menyebut ketumbar sebagai salah satu rempah yang bermanfaat untuk membantu mencairkan darah. Namun, semua pengobatan alami ini tetap harus didukung oleh perbaikan gaya hidup.

“Kalau mau maksimal, perbaiki pola makan. Hindari lemak tidak sehat, kurangi konsumsi gula, tepung, dan makanan olahan. Ini kunci utama,” tegasnya.


Editor : Firda Rachmawati