Ketika Wisatawan Malaysia Terkesima Indahnya Kawah Rengganis di Bandung Selatan

Seorang wisatawan asal Malaysia mengaku kagum dengan keindahan Kawah Rengganis di Bandung Selatan.

Ketika Wisatawan Malaysia Terkesima Indahnya Kawah Rengganis di Bandung Selatan
Kawah Rengganis, objek wisata yang memanjakan mata di Bandung Selatan.

INILAHKORAN.ID- Mengunjungi tempat-tempat indah yang memanjakan mata jadi pilihan terbaik mengisi momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kawah Rengganis bisa jadi destinasi pilihan.

Kawah Rengganis terletak di Desa Patengan, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung. Dengan hamparan indah perkebunan teh, objek wisata ini mulai ramai dikunjungi wisatawan jelang libur Nataru.

Seperti pada Rabu 24 Desember 2025 ini, wisatawan yang datang dari berbagai daerah di Indonesia dan juga dari mancanegara sejak pagi telah memenuhi area Alam Kawah Rengganis.

Azizah (29) wisatawan asal Malaysia ini sengaja datang ke Kawah Rengganis karena penasaran ingin melihat fenomena air panas keluar dari bebatuan di tempat itu. 

Apalagi, air panas yang mengandung belerang ini juga dipercaya dapat mengobati beragam penyakit seperti gatal-gatal, panu, rematik, pegal-pegal badan dan lainnya. 

"Terutama saya terkesan dengan pemandangan alamnya yang hijau sejuk dan asri. Banyak perekebunan teh dan juga hutan disekeliling kawah sangat indah dan alami," kata Azizah.

Menurutnya, Kawah Rengganis di Kecamatan Rancabali ini menjadi salah satu trip atau tujuan utama dari rombongan tour yang diikutinya. Ia diberitahu oleh pemandu wisata jika tempat ini sangat tepat untuk dikunjungi wisatawan  yang datang ke Bandung Selatan

Karena penasaran, ia pun mencari tahu tentang objek wisata alam Kawah Rengganis ini melalui media sosial, dari berbagai tayangan dan poto-potonya saja, ia sangat terpikat. 

"Benar saja, tidak menyesal kami rombongan jauh-jauh dari negeri jiran datang kesini. Luar biasa bagus, dan para orang tua rombongan kami juga sangat senang bisa berendam untuk pengobatan," ujarnya.

Selain berendam dan bermain air panas, di Kawah Rengganis, pengunjung juga bisa mencoba terapi mandi lumpur kawah. Mandi lumpur kawah yang panas ini, dipercaya dapat mengobati berbagai penyakit gatal-gatal hingga untuk kecantikan kulit. Dibawah panduan petugas diwahana mandi lumpur, pengunjung dapat melumuri seluruh badannya dengan lumpur belerang panas yang berwarna abu-abu itu.

"Seru sekali bisa mandi lumpur bareng teman-teman tertawa bersama dengan badan dari wajah sampai kaki belepotan lumpur. Katanya bagus untuk kesehatan kulit yah, makanya saya dan teman-teman ikut mandi lumpur, tapi harus ada petugas yang mendampingi, soalnya ini air dan lumpurnya panas sekali," kata Farid Maulana (14) salah seorang wisatawan asal Jakarta, yang datang bersama kawan-kawannya ke Bandung Selatan dalam rangka libur sekolah, Natal dan Tahun baru 2026.

Selain menikmati air pemandangan dan suguhan air panas yang disediakan oleh alam. Para pengunjung di objek wisata Kawah Rengganis ini juga dapat menikmati beberapa wahana yang memang dibuat oleh pengelola untuk memanjakan pengunjungnya. 

Diantaranya adalah Keranjang Sultan, dengan menaiki keranjang ini, pengunjung dapat menikmati keindahan alam Kawah Rengganis dan sekitarnya dari atas ketinggian kurang lebih 75 meter. Keranjang Sultan itu melintas tepat diatas kolam air panas dan sungai kecil serta bebatuan yang mengeluarkan air panas dengan uap belerang yang kuat.

"Naik Keranjang Sultan itu cukup memacu adrenalin. Kita berada diatas ketinggian ratusan meter dari permukaan tanah melintas dengan keranjang diatas tali baja. Bikin keringat dingin tapi seru dan enggak bikin kapok," kata Farid.

Tak hanya itu saja, untuk menguji adrenalin, pengunjung juga dapat melintas diatas hutan dan Kawah Rengganis diatas ketinggian yang juga sekitar 75 meter diatas permukaan tanah dengan melintas dijembatan gantung (Suspension Bridge) Rengganis. 

Jembatan gantung sepanjang 370 meter itu, melintas diatas hutan dan kawah dibawahnya. Jembatan yang bergoyang saat dilalui ini juga menghubungkan pengunjung dari tempat parkir menuju Kawah Rengganis.***


Editor : Bsafaat