Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Tinjau Jalan Lonsor
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cirebon - Akses jalan utama yang menghubungkan Desa Cipeujeuh dan Kamarang di Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, terancam putus akibat longsor.
Menyadari pentingnya jalur ini bagi mobilitas warga dan aktivitas ekonomi desa, Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Sophi Zulfia langsung turun ke lokasi untuk memastikan penanganan darurat bisa segera dilakukan.
Dalam kunjungannya ke lokasi longsor di Desa Belawa, Sophi merespons cepat laporan warga dan langsung berkoordinasi dengan instansi terkait, yakni BPBD dan DPUTR Kabupaten Cirebon.
“Alhamdulillah, setelah kami laporkan, besok bantuan perbaikan sementara sudah bisa dimulai,” kata Sophi usai meninjau kondisi jalan yang sebagian sudah bergeser akibat pergerakan tanah, Kamis 24 April 2025.
Menurutnya, meskipun perbaikan sementara sudah diupayakan, upaya untuk memperbaiki jalan secara permanen tetap akan menjadi prioritasnya di parlemen.
“Ini akses vital, bukan jalan biasa. Maka saya akan kawal agar pengusulan perbaikan permanen ruas jalan Belawa ini bisa masuk anggaran tahun ini,” ujarnya.
Langkah antisipatif pun telah ia tempuh. Sophi menyebut sudah menjalin komunikasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung. Ini agar aliran sungai di sekitar lokasi mendapat perhatian, mengingat kedekatannya dengan titik longsor bisa memperburuk kondisi tanah.
Sementara kepala Desa Belawa, Deni Kusuma, menjelaskan kerusakan jalan sudah terjadi sejak beberapa waktu lalu. Namun awalnya hanya berupa retakan kecil. Baru dalam beberapa hari terakhir, retakan melebar dan akhirnya menyebabkan longsor yang membuat badan jalan bergeser sejauh 6 meter.
“Ini bukan sekadar jalan desa. Ini penghubung antardesa yang dipakai warga untuk kerja, sekolah, jual hasil tani, semuanya lewat sini. Kalau jalan ini putus, ekonomi bisa lumpuh,” kata Deni.
Ia menyebut, saat ini proses perbaikan darurat telah dimulai. Dua truk material batu telah tiba hari ini, dan enam truk tambahan dijadwalkan datang esok hari untuk memperkuat struktur jalan sementara.
Deni menerangkan, Ruas jalan Cipeujeuh-Kamarang merupakan akses penting yang menjadi urat nadi konektivitas antarwilayah di Kecamatan Lemahabang. Jalan ini menjadi jalur utama bagi pengangkutan hasil pertanian, distribusi kebutuhan pokok, dan akses menuju fasilitas pendidikan serta kesehatan.
Dia menambahkan, dengan kondisi jalan yang rawan longsor, kekhawatiran warga akan semakin besar bila tidak segera ditangani. Respons cepat DPRD dan pemerintah daerah diharapkan menjadi solusi awal, sekaligus sinyal bahwa infrastruktur desa mendapat perhatian serius dari para pemangku kebijakan.
“Kami berharap ini jadi momentum untuk tidak hanya tanggap darurat, tapi juga merancang sistem penguatan infrastruktur jangka panjang, khususnya di daerah-daerah rawan bencana,” tukasnya.
Editor : Doni Ramdhani

