Kirab Budaya Jabar, Dishub Kota Bandung Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyiapkan langkah antisipasi, guna memastikan kelancaran Kirab Budaya dalam rangka Hari Jadi ke-80 Jawa Barat yang digelar Selasa 19 Agustus 2025.

Kirab Budaya Jabar, Dishub Kota Bandung Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

INILAHKORAN, Bandung - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyiapkan langkah antisipasi, guna memastikan kelancaran kirab budaya dalam rangka Hari Jadi ke-80 Jawa Barat yang digelar Selasa 19 Agustus 2025.

Dinas Perhubungan (Dishub) kota bandung akan melakukan rekayasa lalu lintas, berupa buka tutup jalan di 21 persimpangan sepanjang rute kirab yang dimulai dari Gedung Merdeka hingga Gedung Sate.

Kepala Dishub kota bandung, Rasdian Setiadi mengatakan, manajemen rekayasa ini dilakukan untuk menghindari kemacetan dan penumpukan kendaraan selama acara berlangsung mulai pukul 15.00 hingga 18.00 WIB.

“Koordinasi sudah berjalan dengan Polrestabes Bandung dan Dinas Perhubungan Jawa Barat agar pengaturan lalu lintas bisa berjalan efektif,” kata Rasdian Setiadi, Selasa 19 Agustus 2025.

Selain itu menurut ia, panitia juga menyiapkan sejumlah lokasi parkir strategis di sekitar area kirab, seperti Eks Gedung Palaguna, Braga Pendek, Kantor DBMPR Provinsi Jawa Barat dan Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat. 

Hal ini bertujuan agar warga yang ingin menonton acara tidak kesulitan mencari tempat parkir dan mengurangi potensi kemacetan.

Sementara itu, Wali kota bandung, Muhammad Farhan menegaskan, seluruh elemen aparat harus siaga, tidak hanya dari sisi pengaturan lalu lintas, tetapi juga kebersihan dan layanan darurat.

“Kami pastikan kesiapan kontak layanan darurat seperti Bandung Siaga 112 dan layanan medis 119 agar siap siaga jika terjadi keadaan darurat,” kata Farhan.

Warga juga diimbau untuk memantau kondisi lalu lintas secara real-time melalui CCTV Online yang dapat diakses di laman pelindung.bandung.go.id dan menggunakan jalur alternatif agar perjalanan lebih lancar.

"kirab budaya menjadi momentum besar yang melibatkan ribuan peserta dari seluruh daerah di Jawa Barat, sehingga pengaturan lalu lintas dan layanan publik menjadi kunci sukses terselenggaranya acara tanpa hambatan," ucapnya. *


Editor : Ahmad Sayuti