Kisah Suami Durhaka Dituntut Istrinya di Hadapan Allah Gara-gara Ini, Penjelasan Ustadz Syafiq Riza Basalamah
Suami durhaka dijelaskan Ustaz Syafiq Riza Basalamah adalah mereka yang kelah dituntut istrinya sendiri di hadapan Allah.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Ustadz Syafiq Riza Basalamah menyebutkan satu golongan suami durhaka di mata Allah. Kaitannya, dengan sang istri dalam berumah tangga.
Ternyata, Ustadz Syafiq Riza Basalamah menyebut golongan suami durhaka itu bukanlah mereka yang berzina, minum alkohol, ataupun berjudi.
Ciri golongan suami durhaka menurut Ustaz Syafiq Riza Basalamah, adalah mereka yang semasa hidupnya tak pernah mendidik para istri dan anak-anaknya tentang beribadah kepada Allah.
Baca Juga: Dahsyatnya Hari Jumat, Abdul Somad Ungkap Alasan Keutamaan Membaca Surat Al-Kahfi
Ustadz Syafiq Ri za Basalamah dalam kanal Youtube miliknya menjelaskan, kelak di akhirat nanti banyak istri yang menuntut suami di hadapan Allah karena tidak pernah dikenalkan tentang ajaran Islam.
“Para istri berkata: YaAllah ini dia suami yang tidak pernah mengenalkan-Mu pada ku. Yang dibenaknya hanyalah dunia,” ungkap Ustadz Syafiq Riza Basalamah.
Biasanya, lanjut Ustadz, para suami durhaka kerapterlalu sibuk mengejar dunia sehingga lupa kewajiban utamanya adalah mendidik keluarganya.
Baca Juga: Buya Yahya Beri Tips untuk Para Istri yang Ingin Luluhkan Hati Suami, Jauhi Main Punggung!
“Sungguh suami seperti itu tidak patut dicontoh. Seorang suami harus bisa menjaga anak dan istrinya dari api neraka yang bahan bakarnya manusia,” ungkapnya.
Quran surat At-Tahriim ayat 6 menegaskan bahwa kewajiban utama seorang suami adalah membuat haram api neraka bagi anak dan istrinya. Apabila tidak dipenuhi kewajiban tersebut, maka termasuk suami durhaka.
Syafiq Riza melanjutkan, suasana neraka nanti akan dipenuhi oleh malaikat yang kasar dank keras, namun tidak mendurhakai Allah. Selalu menjalankan perintah-Nya.
Sebelum memulai berumah tangga Syafiq Riza menganjurkan untuk mengenal dulu hukum-hukum yang Allah tetapkan itu seperti apa. Bila perlu datangi ahli atau tokoh agama.***(Lia Kamilah)
Editor : inilahkoran

