Klaim Indeks Kesehatan Masyarakat di Cimahi Meningkat, Dinkes Berambisi Wujudkan Cimahi sebagai Kota Sehat

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi mengklaim indeks kesehatan masyarakat di Cimahi mengalami peningkatan yakni sebesar 84,31 persen dibandingkan tahun 2022 yaitu 83,85 persen.

Klaim Indeks Kesehatan Masyarakat di Cimahi Meningkat, Dinkes Berambisi Wujudkan Cimahi sebagai Kota Sehat
Tak hanya itu, Dinkes Kota Cimahi juga telah melakukan persiapan menggenjot indeks kesehatan masyarakat di Cimahi dalam mewujudkan Cimahi sebagai Kota Sehat. Pasalnya, sejak 2017 predikat Cimahi sebagai Kota Sehat sudah lepas. (dok)

INILAHKORAN, Cimahi - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi mengklaim indeks kesehatan masyarakat di Cimahi mengalami peningkatan yakni sebesar 84,31 persen dibandingkan tahun 2022 yaitu 83,85 persen.

Tak hanya itu, Dinkes Kota Cimahi juga telah melakukan persiapan menggenjot indeks kesehatan masyarakat di Cimahi dalam mewujudkan Cimahi sebagai Kota Sehat. Pasalnya, sejak 2017 predikat Cimahi sebagai Kota Sehat sudah lepas.

"Kini indeks kesehatan masyarakat di Cimahi sudah di angka 84,31, artinya nilai kita sudah naik jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya," kata Kepala Dinkes Kota Cimahi Mulyati, Jumat 13 September 2024.

Mulyati menegaskan, pihaknya bakal berupaya untuk bisa kembali meraih predikat Kota Sehat untuk Cimahi. 

Menurutnya, salah satu unsur yang mesti dipenuhi yakni Cimahi harus bebas Open Defecation Free (ODP) yang tengah pihaknya gagas dengan Forum Kota Sehat.

"Berbagai upaya tentu akan kita lakukan bersama agar dapat agar kita mendapatkan kembali predikat sebagai Kota Sehat,," tuturnya.

Targetnya, sebut Mulyati, tahun depan pihaknya bakal mengikuti verifikasi tingkat Provinsi dan pada Oktober 2024 ini Pemerintah Provinsi bakal turun untuk melakukan penilaian.

"Tahun depan kita mengikuti penilaian, jadi persiapan sudah dilakukan jauh-jauh agar dapat meraih hasil yang optimal," sebutnya.

Mulyati menilai, kegiatan intervensi dan monev RW Siaga Aktif dalam implementasi Germas dan Kota Sehat Tingkat Kota Cimahi pada tahun 2024 dapat dijadikan momentum dalam membangkitkan kembali semangat kebersamaan dan mewujudkan Kota Sehat di Kota Cimahi.

"Sasaran kegiatan Intervensi RW Siaga Aktif ini adalah 15 kelurahan se-Kota Cimahi dengan 1-2 lokus pada masing-masing kelurahan," ujarnya.

Sementara itu, sebut Mulyati, ada sejumlah persoalan yang menjadi fokus intervensi ini antara lai. inovasi dalam peningkatan gerakan masyarakat hidup sehat, inovasi dalam mewujudkan Cimahi zero new stunting, inovasi dalam pencegahan DBD, inovasi dalam gerakan TOSS TB dan cegah HIV. 

"Itu perlu dilaksanakan guna mencapai tujuan SDG's, yaitu terwujudnya kehidupan yang sehat dan sejahtera," sebutnya.


Editor : Doni Ramdhani