Klarifikasi soal Lagu 'Lalaki Langit Lalanang Bejad', Om Zein: Bukan Maksud Menyindir
Bupati Purwakarta Om Zein klarifikasi soal lagu Lalaki Langit Lalanang Bejad yang disebut merendahkan perempuan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein akhirnya buka suara terkait lagu Lalaki Langit Lalanang Bejad yang baru-baru ini menuai kecaman publik.
Pria yang akrab disapa Om Zein ini memberikan klarifkasi usai lagu Lalaki Langit Lalanang Bejad itu dinilai merendahkan perempuan.
Om Zein menyebut bahwa penciptaan lagu itu bukan untuk menyindir kaum tertentu, khususnya perempuan.
Menurutnya, lagu yang dirilis pada 19 Januari 2026 lalu itu sudah ditulis beberapa tahun silam sebagai cerminan diri.
"Itu puisi dan lagu diciptakan tahun 2020, bercerita tentang diri saya sendiri," ujar Om Zein, Kamis 2 Juli 2026.
"Berawal dari renungan atas perilaku saya sendiri yang menurut saya saat itu saya nakal," sambungnya.
Selain itu, Om Zein mengatakan bahwa lagu tersebut bentuk ketidaksempurnaan dirinya di masa lalu, sehingga memandang karya ini sebagai medium spiritual atas perjalanan hidupnya.
"Saya bersyukur Tuhan menciptakan saya jadi lelaki. Mungkin jika saya diciptakan jadi perempuan, terjadi apa yang saya pikirkan karena saya belum bisa menjaga diri," tuturnya.
Meski demikian, dirinya menyampaikan permohonan maaf atas lirik yang ada di lagu Lalaki Langit Lalanang Bejad tersebut.
"Saya bersyukur Tuhan menciptakan saya jadi lelaki. Mungkin jika saya diciptakan jadi perempuan, terjadi apa yang saya pikirkan karena saya belum bisa menjaga diri," pungkasnya.
Editor : Firda Rachmawati

