Imbas Lagu 'Lalaki Langit Lalanang Bejad', Instagram Bupati Purwakarta Banjir Hujatan
Imbas lagu Lalaki Langit Lalanang Bejad, Instagram Bupati Purwakarta Om Zein digeruduk netizen. Ramai dihujatan di kolom komentarnya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Gelombang protes terhadap lagu kontroversial berjudul "Lalaki Langit Lalanang Bejad" yang diciptakan dan dinyanyikan oleh Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein (Om Zein), kian memanas.
Setelah mendapat kecaman terbuka dari tokoh perempuan Jawa Barat Atalia Praratya, kini giliran netizen yang berbondong-bondong menyerang akun media sosial sang kepala daerah.
Berdasarkan pantauan dari tangkapan layar unggahan video terakhir di akun Instagram pribadi miliknya, kolom komentar Om Zein mendadak dipenuhi kritik pedas, hujatan, hingga kekecewaan mendalam dari masyarakat luas.
Netizen Sebut Lirik lagu Om Zein Masuk Kategori Pelecehan Verbal
Lirik lagu yang menyinggung masalah sensitif perempua, mulai dari sindiran kehamilan anak SMP hingga ukuran pakaian dalam itu membuat netizen geram. Banyak yang menilai karya tersebut sama sekali tidak mencerminkan marwah seorang pejabat publik.
Merujuk pada komentar-komentar yang tertera di unggahan terakhirnya di Instagram, berikut beberapa reaksi keras dari netizen:
Tudingan Pelecehan: Akun @niamillo secara blak-blakan menuliskan, "Udah masuk pelecehan verbal ke perempuan sih." Komentar ini bahkan langsung disukai oleh ratusan netizen lainnya.
Pertanyakan Empati Pejabat: Akun @haloipaw_ turut mempertanyakan hati nurani sang bupati dengan berkomentar, "Emang gak lahir dari rahim seorangpun perempuan sampe bikin lagu kaya gitu ?".
Kritik Keras Kualitas Karya: Komentar singkat namun menohok juga datang dari akun @eko_oray yang menulis, "lagu MANEH BUTUT!" (lagumu jelek!).
Kekecewaan Terhadap Karakter Pemimpin: Akun @3al_for_fun mengekspresikan rasa mirisnya melihat perilaku seorang pemimpin daerah, "Ini yang nyanyi bersyukur jadi lalaki? Ya Allah ternyata Bupati???? Mau dibawa kemana Indonesia iniii pejabatnya aja ga ngehormatin ibu nya.".
Kontroversi ini menggelinding bak bola salju. Netizen menyayangkan sikap defensif ataupun tiadanya klarifikasi dari pihak Om Zein setelah karyanya memicu kegaduhan masif di ruang digital. lagu yang awalnya diniatkan sebagai sebuah karya kreatif, kini justru menjadi bumerang digital yang dinilai mencoreng citra kepemimpinan di Purwakarta.
Hingga saat ini, netizen terpantau masih terus membanjiri unggahan-unggahan di media sosial Om Zein untuk menuntut permohonan maaf.
Editor : Firda Rachmawati

