KNPI Berikan Beasiswa Pendidikan Paket C untuk Murid PKBM Aksi
Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Bandung baru saja menyerahkan bantuan berupa beasiswa pendidikan pada lima orang peserta didik PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) Aksi. Kelima orang peserta didik PKBM Aksi tersebut saat ini tengah menempuh pendidikan Paket C.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Bandung baru saja menyerahkan bantuan berupa beasiswa pendidikan pada lima orang peserta didik PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) Aksi. Kelima orang peserta didik PKBM Aksi tersebut saat ini tengah menempuh pendidikan Paket C.
Wakil Ketua Bidang Kesejahteraan Sosial KNPI Kota Bandung, Nenden Mulyani, mengatakan jika aktivitas itu merupakan program komitenya yang sudah direncanakan sejak tahun lalu. "Maka itu menggunakan anggaran tahun ini, dan direalisasikan saat ini," kata Nenden, ketika ditemui di Cipamokolan, Kota Bandung, Jumat (21/11/2019).
PKBM Aksi dipilih lantaran telah menjalin kerjasama dengan KNPI Kota Bandung dalam beberapa tempo ke belakang. Selain itu, bagi KNPI, PKBM Aksi merupakan salah satu PKBM berkualitas yang ada di Kota Bandung karena menyediakan pendidikan kewirausahaan bagi para muridnya.
Sementara soal peserta didik yang menerima beasiswa, lanjut Nenden, KNPI telah menyeleksinya dengan ketat. Dua di antara berbagai macam variabel penilaian yang digunakan antara lain tingkat ekonomi dan prestasi pendidikan.
"Kami ingin bantuan ini pas pada golnya," tuturnya.
Beasiswa tersebut berlaku selama satu tahun ke depan. Sementara untuk beasiswa tahun 2020, saat ini KNPI Kota Bandung mengaku masih menggodok rencananya.
"Semoga lebih besar dan melibatkan murid yang lebih banyak dari sekarang," ujar dia.
Di sisi lain, Ketua PKBM Aksi Lintang Fitria Kurnia tentu semringah dengan pemberian beasiswa tersebut. Ia mengatakan jika beasiswa daripada KNPI dapat membantu banyak muridnya yang memang memerlukan dan serius menempuh pendidikan.
"Ini sesuatu yang berguna buat kami. Mudah-mudahan ke depannya ada kerja sama lain yang bisa melibatkan kami," kata dia, saat ditemui di tempat dan waktu yang sama.
PKBM Aksi, Lintang bercerita, telah berdiri sejak enam tahun lalu atau sekitar tahun 2013. Ada tiga paket pendidikan yang mereka lakoni, di antaranya pendidikan kejar Paket A, B, dan C.
Tak berhenti di sana, PKBM Aksi juga memberi fasilitas pendidikan kewirausahaan bagi para muridnya sebagai bekal bagi peserta didik yang memiliki bakat berniaga. "Ada kursus-kursus lain seperti desain grafis dan ilmu lainnya," tutur Lintang.
Dengan berbagai fasilitas itu, Lintang mengaku mendapat respons luar biasa dari masyarakat. Buktinya, peserta didik PKBM Aksi tidak hanya berasal dari sekitar Cipamokolan, melainkan juga Kota Bandung daerah lainnya. (Ridwan Abdul Malik)
Editor : JakaPermana

