KNPI Jabar Bertekad Jadi Etalase Kepemudaan Indonesia

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jawa Barat supaya selalu meningkatkan kualitas para pemuda melalui organisasi kepemudaannya. Terlebih bangsa ini akan mengalami bonus demografi sehingga dituntut bersaing secara kualitas dan kapasitas.

KNPI Jabar Bertekad Jadi Etalase Kepemudaan Indonesia
Foto: INILAH/Dery Fitriadi Ginanjar

INILAH, Bandung — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jawa Barat supaya selalu meningkatkan kualitas para pemuda melalui organisasi kepemudaannya. Terlebih bangsa ini akan mengalami bonus demografi sehingga dituntut bersaing secara kualitas dan kapasitas.

“Sebentar lagi, 2045 Indonesia akan mengalami Bonus Demografi dimana 70 persen warganya berada pada usia produktif,” kata Ridwan Kamil dalam acara Silaturahmi dan Tadarus Kebangsaan Pemuda KNPI Santri bertema Merajut Indonesia : Bersama Memeluk Indonesia di Hotel Asrilia Jalan Pelajar Pejuang, Kota Bandung, Jumat (5/7/2019) malam.

Ridwan Kamil meminta KNPI Jabar harus menjadi garda terdepan dalam mempersatukan pemuda Jawa Barat supaya produktif.

“Saya titip, KNPI terus menjaga pemuda untuk menjadi sumber daya manusia yang dapat berkompetisi di era ini,” jelasnya.

Ridwan Kamil mengatakan, Indonesia menjadi salah satu negara yang berpotensi untuk menjadi negara adidaya jika mampu memenuhi tiga indikator saat bonus demografi terjadi. Misalnya, perekonomian Indonesia harus terjaga sehingga kesejahteraan masyarakat bisa ditingkatkan.

“Contohnya bisa memenuhi kebutuhan pokok, bisa umrah minimal setahun sekali, bisa ganti gadget dua tahun sekali,” kata dia.

Indikator berikutnya, lanjut Emil, kehidupan demokrasi di Indonesia harus stabil. Agenda pemilihan kepala daerah ataupun presiden jangan sampai menjadi momentum munculnya perpecahan.

“Kalau lima tahun sekali, pemilihan wali kota, gubernur, atau presiden, kita bertengkar terus, kita capek, habis tenaga hanya karena perbedaan,” ujarnya.

Sementara indicator ketiga, kata Emil, adalah kualitas sumber daya manusia. Indonesia akan menjadi negara maju saat sumber daya manusianya bisa berkualitas. Karena itu, SDM para pemuda harus didorong dengan optimisme dan agenda produktif berkelanjutan.

Ketua DPD KNPI Jawa Barat Rio F Wilantala menyambut baik inisiasi Ridwan Kamil tersebut. Menurutnya, pemuda Jawa Barat akan menjadi etalase kepemudaan di Indonesia.

“KNPI di kota kabupaten maupun unsur OKP lainnya untuk sama-sama membantu Pemprov Jabar dalam menjadikan pemuda Jabar menjadi etalase pemuda di Indonesia. Pemuda menjadi agen perdamaian,” katanya.

KNPI Jabar, kata Rio, sudah bergerak pada kegiatan ekonomi. Misalnya membutuhkan pemuda yang mampu berkompetisi di dunia internasional. Pihaknya pun sedang menggelar pelatihan bagi 120 wirausahawan muda oleh Kementerian Koperasi dan UKM sehingga diharapkan mampu membawa perubahan dengan kegiatan-kegiatan peoduktif.

“Pemuda ini harus disibukan dengan kegiatan postif, sehingga tidak akan terpengaruh oleh hal-hal negatif. Maka harapan kita pemuda melek politik dan kuat secara ekonomi,” jelas dia. (Dery Fitriadi Ginanjar)


Editor : DeryFG