Komisi V DPRD Jabar Minta Gubernur Harus Ambil Langkah Konkrit Atasi COVID-19

Komisi V DPRD Jabar Minta Gubernur Harus Ambil Langkah Konkrit Atasi COVID-19
Foto : Ali Rasyid anggota Komisi V DPRD Jabar (Istimewa)

INILAH, Bandung- Merebaknya virus corona (COVID-19) di Indonesia kini dianggap kejadian luar biasa, karena wabah tersebut dengan sangat cepat menjangkit manusia melalui kontak langsung.

Kondisi tersebut menuntut pemerintah tak hanya di pusat, namun juga kabupaten/kota, termasuk Pemerintah Provinsi Jabar untuk tanggap cepat mengantisipasi virus corona agar tidak menyebar luas.

Menanggapi masalah tersebut, anggota Komisi V DPRD Jawa Barat Ali Rasyid mengatakan, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil sangat konsen dalam menyikapi pandemi COVID-19 ini, salah satunya dengan meresmikan Command Center sebagai pusat informasi warga Jabar terkait virus corona dengan mengakses situs pikobar.jabarprov.go.id.

"Jumat kemarin beliau juga sudah mengundang kami komisi 5 DPRD Jabar untuk membahas masalah ini," katanya pada wartawan, Sabtu (14/3/2020).

Melihat perkembangan, lanjut Ali, 1-2 hari ini beberapa daerah, seperti DKI Jakarta dan Solo sudah mengeluarkan kebijakan strategis demi melakukan pencegahan dan supaya virus tersebut tidak semakin menyebar yaitu meliburkan sekolah, tempat rekreasi, hiburan dan lain sebagainya.

"Saya juga ingin menyarankan supaya Gubernur Jabar segera ambil langkah yang lebih konkrit meski yang di vonis positif corona di Jabar belum banyak tapi yang berstatus PDP (Pasien Dalam Pengawasan) kan jumlahnya sudah puluhan dan ODP (Orang Dalam Pemantauan) sudah ratusan," ujarnya.

Ali mengimbau, jangan sampai institusi-institusi di Jabar, seperti sekolah atau universitas mengambil langkah inisiatif sendiri. Sebagai pemerintah daerah, kata Ali, gubernur sebaiknya segera ambil langkah konkrit sebelum masalah besar menimpa warga Jabar. 

"Kita semua tentu tidak menghendaki masalah ini datang, tapi rakyat kita mesti selamat, sehingga mesti mengutamakan kemaslahatan yang lebih besar. Sebagai manusia biasa kita mesti banyak berdoa, waspada, jaga diri, jangan sok kebal, pemerintah pun wajib mengeluarkan kebijakan yang dapat menyelamatkan warganya," imbaunya.(agus sn).


Editor : suroprapanca