Kondisinya Kian Mengkhawatirkan, TACB Kota Cimahi Dorong Pemerintah Lakukan Pelestarian Bangunan Bersejarah
Kondisi gedung-gedung bersejarah yang berada di Kota Cimahi kian mengkhawatirkan. Bahkan, beberapa diantaranya sudah mengalami perubahan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cimahi - kondisi gedung-gedung bersejarah yang berada di Kota Cimahi kian mengkhawatirkan. Bahkan, beberapa diantaranya sudah mengalami perubahan.
Padahal, bangunan-bangunan tua dari kolonial di Cimahi memiliki keunikan dan kelangkaan yang harus dipertahankan.
Hal tersebut menuai keprihatinan sejumlah pihak, salah satunya anggota Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Cimahi, Mochamad Mubarok.
"Beberapa bangunan tua di era kolonial di Kota Cimahi telah mengalami perubahan, seperti SMPN 1 Cimahi kini memiliki dua lokal kelas yang dipertahankan keasliannya," kata pria yang akrab disapa Mac itu, Kamis 26 Juni 2025.
Sebetulnya, jelas Mac, terkait perubahan di SMPN 1 Cimahi ini dari lima lokal kelas, hanya tersisa dua kelas yang dipertahankan keasliannya.
"Jadi tiga bangunan lainnya sudah berubah," ucapnya.
Oleh karena itu, Mac menekankan, nilai strategis dari pelestarian bangunan tua dan kolonial adalah penyelamatan keberadaan bangunan-bangunan tersebut.
"Maka salah satu tujuan kita untuk menjadikan SMPN 1 jadi cagar budaya adalah untuk menyelamatkan keberadaan bangunan cagar budaya yang memang masih ada," ujarnya.
Mac menegaskan, bangunan-bangunan tua dan kolonial di Cimahi memiliki nilai sejarah yang penting.
"Garnisun Cimahi itu 1896, nah menurut bangunan yang berada di sini, di jejaran jalan dulu itu namanya kan Juliana Pakwe dan itu merupakan bangunan yang generasi awal, bangunan rumah dinas zaman Garnisun," ucapnya.
Menurutnya, keberadaan bangunan-bangunan bersejarah ini tidak ada di tempat lain. Tak hanya tema, arsitekturnya pun memiliki tiga nuansa klasik.
"Jadi di tempat lain nggak ada nih, ini cuma di sini aja ada, dengan mengusung tema romantiknya itu kuat banget, gaya arsitektur pun dengan tiga nuansa klasik," katanya.
Mac berharap upaya pelestarian bangunan tua dan kolonial di Kota Cimahi dengan mempertahankan keberadaan bangunan-bangunan bersejarah tersebut bisa terus dilakukan.
"Maka kita coba untuk dipertahankan karena juga kondisinya itu sekarang sudah mulai-mulai agak mengkhawatirkan," tandasnya.***
Editor : JakaPermana


