Konser Istimewa 70 Tahun Indonesia-Amerika Serikat

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UPI, M Solehuddin membuka sambutan dalam kegiatan Konser Musik US 7th Fleet Band bertempat di Dome Museum Pendidikan Nasional UPI.

Konser Istimewa 70 Tahun Indonesia-Amerika Serikat
Skuadron Musik US 7th Fleet Band beraksi di Konser Istimewa 70 Tahun Indonesia-AS. (Okky Adiana)

INILAH, Bandung - Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UPI, M Solehuddin membuka sambutan dalam kegiatan Konser Musik US 7th Fleet Band bertempat di Dome Museum Pendidikan Nasional UPI.

Turut hadir dalam kegiatan perwakilan dari Kedutaan Besar Amerika Serikat di Indonesia dan pihak penyelenggara dari Fakultas Pendidikan Seni dan Desain (FPSD) UPI.

Mereka bertugas secara khusus untuk menghibur dan melaksanakan fungsi hubungan masyarakat, diplomasi publik melalui musik. Suatu kebanggaan bahwa UPI menjadi rumah bagi momentum peringatan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Amerika Serikat.

Sambutan baik yang diterima oleh Skuadron Musik US 7th Fleet Band diapresiasi oleh Lewis, pimpinan skuadron tersebut. Lewis menyampaikan rasa kebahagiaan atas terselenggaranya konser musik ini.

“Selamat siang. Terima kasih kepada UPI yang berkenan menjadi tuan rumah kegiatan ini. Hari ini adalah hari yang istimewa, bukan hanya bagi kami tetapi juga bagi Anda semua. Kami bangga menjadi bagian dari peringatan dan perayaan 70 tahun hubungan persahabatan antara Amerika Serikat dan Indonesia. Kami sangat berterima kasih kepada Anda semua dan akan menyajikan penampilan terbaik kami,” ujar Lewis.

Konser musik diawali dengan penampilan dari Elbe Jazz Big Band dari kelompok mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Musik. Elbe Jazz mempersembahkan dua buah lagu sebagai penampil pembuka. Penampilan tersebut menarik decak kagum hadirin.

Selanjutnya, US 7th Fleet Band menampilkan persembahan utama dengan enam nomor istimewa. Diawali dengan “Havana” yang dipopulerkan oleh Camilla Cabello, hadirin terbawa suasana hangat yang disampaikan oleh Catherine, sang vokalis. Nomor lagu yang menarik perhatian adalah “Bengawan Solo” yang dibawakan secara pop.

Dihadirkan juga gelar wicara dengan hadirin yang membahas bagaimana personel band memandang budaya Indonesia, tips seputar bermain alat musik dan bagaimana bernyanyi untuk menyesuaikan bahasa-bahasa pada negara yang dikunjungi. Seluruh rangkaian kegiatan ini mendapat catatan positif dari pihak penyelenggara, FPSD UPI.

“Seperti yang telah dijelaskan, mereka memiliki misi kebudayaan melalui musik. Saya kira penyelenggaraan kegiatan ini bagus terkait bagaimana musik dapat berperan sebagai alat komunikasi. Sebelumnya juga anak-anak kami tampil dalam big band, mereka tampil dengan baik. Pertunjukan ini sangat bermanfaat bagi kedua pihak. Bagi mahasiswa, acara ini dapat menjadi sarana apresiasi seni,” tutur Dr phil Yudi Sukmayadi, MPd, Wakil Dekan Bidang Akademik FPSD UPI.

Yudi menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat membangun kerja sama dengan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Indonesia melalui kolaborasi berupa pertunjukan bersama dan workshop. Seluruh kegiatan ini sudah tentu menjadi sarana transfer of knowledge yang baik bagi seluruh civitas akademika UPI dan secara khusus FPSD UPI. (Okky Adiana)


Editor : suroprapanca