Korps Alumni KNPI Jabar Siap Kawal Akselerasi Pembangunan dan Cegah Korupsi
Korps Alumni KNPI Jabar menyiapkan langkah pembentukan badan advokasi publik untuk mengawal tata kelola pemerintahan sekaligus memperkuat pencegahan korupsi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Percepatan pembangunan di Jabar di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi memantik respons serius dari kalangan pemuda.
Korps Alumni KNPI Jabar menyiapkan langkah konkret yaitu membentuk badan advokasi publik untuk mengawal tata kelola pemerintahan sekaligus memperkuat pencegahan korupsi.
Ketua Korps Alumni KNPI Jabar Dian Rahadian mengatakan, gagasan yang berkembang yaitu membentuk badan advokasi publik. Gerakan tersebut lahir dari kebutuhan memperkuat partisipasi publik dalam mengawasi jalannya pembangunan.
Menurutnya, Korps Alumni KNPI Jabar tidak sekadar mengikuti dinamika pembangunan, tetapi aktif mencermati arah kebijakan gubernur yang mendorong keterlibatan masyarakat dalam fungsi kontrol.
“Kedua, selama ini kami juga mencermati dan mengikuti apa yang menjadi gerak langkah gubernur. Gubernur mengajak masyarakat untuk aktif dalam memantau dan memonitor pembangunan,” kata Dian di Gedung Merdeka, Jumat (10/4/2026).
Dari proses diskusi internal tersebut, KNPI Jabar mematangkan gagasan untuk menggelar forum pencegahan korupsi sekaligus merancang instrumen pengawasan berbasis masyarakat.
Langkah itu diperkuat melalui koordinasi dengan KPK, khususnya di wilayah supervisi, yang disebut memberikan respons positif terhadap inisiatif tersebut.
Badan advokasi ini dirancang menjadi simpul pengawasan baru yang terhubung dengan Pemprov Jabar, DPRD, serta berbagai pemangku kepentingan. Tujuannya jelas, menutup celah pengawasan yang belum terjangkau.
“Mengingat cakupan KPK yang memiliki keterbatasan, maka kita perlu turut membantu,” tegasnya.
Dian juga menyoroti laju pembangunan yang cepat di Jawa Barat sebagai peluang sekaligus risiko. Tanpa pengawasan publik yang kuat, percepatan bisa membuka ruang penyimpangan.
“Pembangunan di Jabar yang bergerak cepat oleh Bapak KDM, tentu harus mendapat dukungan dari seluruh masyarakat,” katanya.
Dia pun menegaskan, meski pembangunan bergerak cepat. Harus dipastikan tidak memberi celah korupsi dan memberi manfaat bagi masyarakat.
Nantinya, Korps Alumni KNPI Jabar akan mengoptimalkan jaringan hingga tingkat bawah untuk menyerap aspirasi dan mendeteksi dini potensi korupsi di lapangan.
“Tentunya, dengan struktur kami yang ada hingga tingkat bawah, kami dapat menyerap aspirasi, mendengar keluhan, dan apabila ada temuan-temuan yang mengarah pada praktik korupsi, dapat segera ditindaklanjuti,” ujarnya.
Meski demikian, pendekatan yang diusung tetap mengedepankan pembinaan sebelum penindakan hukum.
“Sepanjang penyelenggara pemerintahan masih bisa memperbaiki, tentu tidak perlu langsung ditindaklanjuti hingga ke tahap penyidikan. Namun, apabila setelah diberi peringatan masih tetap bandel dan melawan, maka kami akan mendorong agar berkas perkara dari tingkat aspirasi atau pengaduan dapat ditingkatkan ke tahap penyidikan, bahkan hingga tindakan hukum,” jelasnya.
Editor : Doni Ramdhani


