Kosovo Teken Perjanjian Gabung Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza

Kosovo menandatangani perjanjian partisipasi dalam Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza untuk berkontribusi pada perdamaian dan keamanan.

Kosovo Teken Perjanjian Gabung Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
istimewa

INILAHKORAN.ID-Otoritas Kosovo menandatangani perjanjian partisipasi dalam Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) di Gaza pada Senin (7/9/2026).

Penandatanganan perjanjian tersebut diumumkan oleh Pasukan Keamanan Kosovo (KSF) melalui media sosial.

Perjanjian itu ditandatangani dalam rangkaian kunjungan resmi Mayor Jenderal Jasper Jeffers, Komandan Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) Gaza, beserta stafnya ke Kosovo.

"Sebagai bagian dari kunjungan resmi ke Kosovo oleh Mayor Jenderal Jasper Jeffers, Komandan Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) Gaza, beserta stafnya, sebuah Perjanjian Partisipasi telah ditandatangani antara perwakilan Dewan Perdamaian/ISF Gaza dan Komandan KSF Letnan Jenderal Bashkim Jashari," demikian pernyataan KSF.

Kosovo Siap Berkontribusi dalam Misi Gaza

Dalam upacara penandatanganan tersebut, Jeffers dilaporkan memuji "keputusan dan kesiapan" Kosovo untuk berkontribusi dalam misi internasional di Gaza.

Ia juga menekankan pentingnya kontribusi KSF terhadap upaya menjaga perdamaian, keamanan, dan stabilitas.

Sementara itu, Jashari menegaskan partisipasi KSF dalam misi Keamanan Internasional merupakan bagian dari visi Kosovo untuk memberikan kontribusi nyata terhadap perdamaian dan keamanan dunia.

"Komandan KSF menekankan bahwa KSF bertujuan untuk terus meningkatkan kontribusinya terhadap Keamanan Internasional, dengan tujuan strategis yang jelas untuk beralih dari pengimpor keamanan menjadi pengekspor keamanan, melalui kontribusi aktif dalam membangun dan memelihara perdamaian serta keamanan bersama sekutu dan mitra internasional," tambah pernyataan tersebut.

Rencana ISF Gaza

Dewan Perdamaian sebelumnya menerbitkan peta jalan pada 31 Juli untuk pelaksanaan tahap selanjutnya dari rencana Gaza.

Peta jalan tersebut mencakup sejumlah agenda, di antaranya pelucutan senjata Hamas, penarikan pasukan Israel secara bertahap, pengalihan administrasi kepada komite teknokratis Palestina, pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional, serta rekonstruksi Gaza.

Dengan ditandatanganinya perjanjian tersebut, Kosovo menyatakan kesiapan untuk mengambil bagian dalam upaya Keamanan Internasional yang menjadi bagian dari rencana tersebut.***


Editor : JakaPermana