KPU Kota Bogor Musnahkan 73 Surat Suara Rusak
H-1 pencoblosan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor memusnahkan puluhan surat suara rusak di sekretariatnya pada Selasa 26 November 2024.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - H-1 pencoblosan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor memusnahkan puluhan surat suara rusak di sekretariatnya pada Selasa 26 November 2024.
Ketua KPU Kota Bogor, Muhamad Habibi Zaenal Arifin mengatakan, totalnya ada 73 lembar surat suara rusak yang dimusnahkan pada Pilkada serentak di Kota Bogor.
"Jadi jumlahnya untuk Pilgub Jawa Barat 47 surat suara dan Pilwalkot Bogor 26 surat suara," ungkap Habibi kepada wartawan
Habibi memaparkan, kerusakan surat suara rata-rata akibat sobek saat proses penyortiran dan pelipatan (sorlip) di gudang logistik. Namun demikian, secara jumlah kerusakan surat suara ini lebih sedikit bila dibandingkan dengan Pileg dan Pilpres kemarin.
"Rata-rata sobek dalam proses sorlip mungkin karena awal jadi kaku SDM-nya. Tapi tidak sebanyak terjadi di Pileg dan Pilpres kemarin," paparnya.
Habibi menjelaskan, pemusnahan surat suara ini sudah dilaporkan ke KPU Provinsi Jawa Barat dan mendapat penggantian yang baru.
"Terkait kekurangan sudah terpenuhi dan sudah terdistribusi ke kelurahan. Dan hari ini didistribusikan ke 1.530 TPS (tempat pemungutan suara) plus dua TPS di Lapas," jelasnya.
Ia membeberkan, proses pemusnahan dilakukan secara terbuka di halaman Kantor KPU Kota Bogor, yang diikuti juga Sekda Kota Bogor Syarifah Sofiah Dwikorawati serta Kordinator Divisi Sumber Daya Manusia (SDM), Organisasi dan Diklat pada Bawaslu Kota Bogor, Salman Alfarisi.
"Pemusnahan surat suara rusak dilakukan dengan cara dibakar. Setelahnya dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pemusnahan," pungkasnya.
Sementara itu, Sekda Kota Bogor Syarifah Sofiah Dwikorawati menuturkan, ada beberapa hal yang dipastikan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor agar Pilkada berjalan dengan lancar. Salahsatunya kesiapan TPS.
"Dalam rangka memastikan Pilkada berjalan lancar, kita mempersiapkan TPS yang 1.530 berada di tempat yang aman, karena Kota Bogor ini rawan akan bencana. Kami sudah mitigasi itu," terangnya.
Syarifah memaparkan, kemudian, Pemkot Bogor melalui Dinas Kesehatan menyiagakan tenaga kesehatan pada saat pelaksanaan Pilkada. Selain itu menindaklanjuti ketetapan pemerintah bahwa hari pemungutan suara Pilkada 27 November 2024 sebagai libur nasional.
"Kami juga sudah mengeluarkan surat yang intinya menginformasikan bahwa untuk seluruh masyarakat tanggal 27 November diliburkan.Tapi untuk ASN (aparatur sipil negara) tanggal 26, 27, dan 28 November tetap di tempat, artinya tidak keluar kota, untuk kesiapsiagaan ketika ada keperluan pelayanan mendadak," pungkasnya. ***
Editor : Ahmad Sayuti

