Kroasia Kena Bantai Spanyol di Laga Pembuka Euro 2024, Zlatko Dalic Akui Taktiknya Bapuk

Pelatih Kroasia Zlatko Dalic mengakui taktik yang dia usung gagal menghindarkan Kroasia dari kekalahan telak kontra Spanyol pada laga pembuka Euro 2024.

Kroasia Kena Bantai Spanyol di Laga Pembuka Euro 2024, Zlatko Dalic Akui Taktiknya Bapuk
Pelatih Kroasia Zlatko Dalic saat timnya dikalahkan Spanyol 0-3 pada laga pembuka Euro 2024. (sportsnet.ca)

INILAHKORAN, Bandung- Pelatih Spanyol Zlatko Dalic memikul segala tanggung jawab usai Kroasia kena bantai Spanyol pada laga pembuka Grup B Euro 2024.

Menurut Zlatko Dalic, kekalahan Kroasia atas Spanyol pada laga perdana Euro 2024 itu murni karena kesalahannya dalam menerapkat taktik.

Zlatko Dalic mengungkapkan, performa Kroasia melawan Spanyol yang berujung start buruk di Euro 2024, itu lantaran taktiknya tidak berjalan sempurna.

Zlatko Dalic mengakui bahwa Kroasia bermain tidak agresif dan terlalu lambat untuk meredam kelincahan pemain Spanyol.

La Furia Roja yang menurunkan sejumlah pemain muda pun berhasil membungkam Kroasia 3-0 melalui gol Alvaro Morata, Fabian Ruiz dan Dani Carvajal.

"Saya minta maaf atas permainan yang buruk hari ini. Sungguh menakjubkan betapa banyak suporter yang datang ke sini dan pesan saya adalah, saya meminta maaf," lanjutnya.

Dalic menyesali taktiknya yang tidak terlalu ketat menjaga pemain lawan sehingga Spanyol lebih leluasa untuk menguasai bola.

"Kami tidak cukup agresif, kami terlalu jauh dari pemain mereka," kata Zlatko Dalic. "Kami memberi mereka terlalu banyak ruang dan ketika Anda memberi begitu banyak ruang kepada pemain seperti itu, itu sulit. Terutama di babak pertama."

Kekalahan ini membuat Kroasia harus meraih kemenangan pada laga melawan Albania pada Rabu (19/6) karena pasukan Zlatko Dalic akan menghadapi Italia pada laga fase grup terakhir.

Di sisi lain, pelatih berusia 57 tahun itu ingin para pemainnya belajar dari beberapa kesalahan mendasar yang membuat Kroasia kalah dari Spanyol, kemudian fokus pada dua pertandingan selanjutnya.

"Kami punya dua pertandingan tersisa untuk lolos dari grup dan ini adalah hari yang buruk. Kami perlu melihat mengapa ini buruk dan apa yang bisa kami lakukan," kata dia.***


Editor : Bsafaat