Kronologi 'Spider-Man Yaman' Tewas Jatuh ke Kawah Gunung Berapi, Videonya Viral
Kronologi tragis Al-Qaqa Ibn Antar, 'Spider-Man Yaman' yang tewas jatuh ke kawah gunung berapi 120 meter saat daki tebing tanpa pengaman
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Jagat media sosial global tengah dihebohkan oleh kabar duka sekaligus tragis dari dunia petualangan ekstrem.
Al-Qaqa Ibn Antar, seorang pemuda berusia 30 tahun yang dikenal luas dengan julukan "Manusia Laba-laba Yaman" atau "Yemeni Spider-Man", dilaporkan meninggal dunia setelah terjatuh ke dalam kawah gunung berapi yang curam.
Nahasnya, momen detik-detik terakhir saat sang influencer kehilangan pegangan dan terjatuh terekam dalam sebuah video singkat yang kini menjadi sorotan tajam netizen di seluruh dunia.
Bagaimana kronologi peristiwa memilukan ini bisa terjadi? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini.
Detik-Detik Menegangkan 'Spider-Man Yaman' Kehilangan Pegangan
Peristiwa tragis ini terjadi pada hari Jumat di Bendungan Hardah (Haradhat Damt), sebuah kawah vulkanik unik yang terletak di dekat kota Damt, provinsi Dhale selatan, Yaman.
Berdasarkan keterangan resmi dari Otoritas Pertahanan Sipil Yaman, Al-Qaqa Ibn Antar saat itu sedang melakukan aksi nekat memanjat dinding batu vertikal yang sangat curam di kawah tersebut.
Seperti aksi-aksi sebelumnya, ia mendaki tanpa menggunakan peralatan keselamatan atau pengaman apa pun.
Sebuah video berdurasi 10 detik yang dirilis oleh pihak berwenang merekam detik-detik memilukan tersebut:
Antar terlihat sedang merayap di tebing berbatu yang dipenuhi coretan nama-nama dalam bahasa Arab berwarna putih.
Pada satu momen, ia tampak hanya mengandalkan kekuatan tangan kanannya untuk berpegangan pada dinding tebing.
Tangan kirinya sempat diangkat ke udara, diduga sebagai bagian dari aksinya atau tanda kesulitan.
Tak berselang lama, tangan kanannya kehilangan cengkeraman. Antar langsung jatuh bebas ke dalam kawah sedalam 120 meter (393 kaki).
Medan yang ekstrem membuat proses pencarian dan evakuasi jenazah Antar berjalan sangat dramatis. Kawah Bendungan Hardah sendiri dikenal sebagai landmark terkenal di Yaman yang memiliki dinding batu terjal dengan danau air belerang panas di dasarnya.
Pihak Pertahanan Sipil segera menerjunkan tim penyelamat khusus, termasuk para penyelam dan spesialis air.
Setelah melakukan operasi penyelamatan yang digambarkan sangat "kompleks" selama empat jam, jenazah Antar akhirnya berhasil ditemukan oleh tim penyelam di kedalaman 30 meter (100 kaki) di bawah permukaan air danau belerang tersebut.
Siapa Al-Qaqa Ibn Antar? Kreator Konten yang Kerap viral
Sebelum akhir hayatnya yang tragis, nama Al-Qaqa Ibn Antar sudah sangat populer di berbagai platform media sosial. Ia meraih ketenaran berkat keberaniannya mengunggah video-video pendakian berisiko tinggi di beberapa medan paling terjal dan berbahaya di Yaman.
Konten-kontennya sering kali menjadi viral karena memperlihatkan aksi ekstrem yang bikin jantung netizen berdegup kencang.
Dalam salah satu video populernya, ia bahkan pernah terekam bergelantungan di tepi tebing berbatu menggunakan tangan kosong dengan kaki menjuntai ke jurang yang dalam tanpa proteksi sedikit pun. Namun sayang, aksi tanpa pengaman di Bendungan Hardah menjadi petualangan terakhirnya.
Editor : Firda Rachmawati


