INILAH, Bandung- Ribuan masyarakat Jawa Barat yang berada di wilayah Bandung dan sekitarnya berkumpul lapangan Sidolig Bandung, mendengarkan pidato Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto.
Setibanya di lapangan Sidolig, Prabowo langsung disambut oleh pasukan drumband yang mengiringi untuk bertemu dengan ribuan massa pendukungnya.
Diatas panggung, Prabowo didampingi oleh para petinggi parpol yakni Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, Presiden PKS Shohibul Imam, dan Ketua Umum PAN Zukifli Hasan.
Selain itu Prabowo juga didampingi oleh Sekjen Partai Berkarya Priyo Budi Santoso, Sekjen PAN Edy Soeparno, Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal, Mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heriawan, Direktur Relawan BPN Prabowo-Sandi Ferry Mursyidan Baldan, dan para petinggi Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi lainnya.
Ada yang menarik saat pada saat Capres yang berpasangan dengan Sandiaga Salahuddin Uno itu memberikan pidatonya diatas panggung, tiba-tiba ia melemparkan topi dan membuka baju safari berwarna coklatnya kepada ribuan massa yang memadati lapangan Sidolig.
Ia menjelaskan bahwa ia terharu bahwa hingga saat ini dirinya bersama dengan tim pemenangnya belum bisa memberikan kaos kampanye kepada masyarakat Indonesia yang rela berkorban dan mendukungnya.
Karena itu ia memberikan topinya agar masyarakat tidak kepanasan dan baju kemejanya sebagai pengganti kaos untuk masyarakat.
"Saudara panas-panasan di sini, kalian dikasih duit atau tidak? Tidak. Ini saya menyampaikan pendapat saya. Saya tidak takut bicara karena saya membela rakyat Indonesia," kata Prabowo di lapangan Sidolig, Bandung, Jawa Barat, Kamis (28/3/2019).
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada seluruh masyarakat Jawa Barat yang telah rela berkorban waktu, dan harta untuk hadir dan menyambutnya dalam kampanye terbuka.
Prabowo mengungkapkan bahwa perjuangan masyarakat Jawa Barat adalah perjuangan yang tulus untuk memenangkan dirinya bersama Sandiaga
Salahuddin Uno demi perubahan kehidupan yang lebih baik di Indonesia.
"Saudara saudara sekalian saya tidak bisa kasih kaos untuk kalian semua jadi saya kasih baju saya aja. Maaf cuma satu yang saya pakai, Kalau kaca mata saya jangan," selorohnya. (inilah.com)