Lahir di Persib, Kini Berambisi Meredam David da Silva, Berikut Profil Anak Sumedang Jajang Mulyana

Jajang Mulyana dapat tugas dari Bali United menjegal mesin gol Persib, David da Silva. Siapakah dia? Berikut profilnya.

Lahir di Persib, Kini Berambisi Meredam David da Silva, Berikut Profil Anak Sumedang Jajang Mulyana
Jajang Mulyana, bek asal Sumedang yang Bali United dan bertekad meredam striker Persib David da Silva

INILAHKORAN, BandungJajang Mulyana dapat tugas dari Bali United menjegal mesin gol Persib, David da Silva. Siapakah dia? Berikut profilnya.

Bek Bali United, Jajang Mulyana menyatakan kesiapannya menjegal striker Persib Bandung, David da Silva saat kedua tim bertemu di laga pekan keenam Liga 1 2022/2023 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Selasa 23 Agustus 2022. 

Jajang Mulyana memastikan akan siap bekerja keras lantaran David da Silva menjadi striker yang cukup moncer di Persib. Bahkan masuk dalam daftar top skorer sementara di Liga 1 2022/2023 dengan torehan lima gol. 

“Yang penting disiplin dan menjalankan instruksi dari pelatih, insya Allah bisa menghalau serangan dari david dan lainnya,” ujar Jajang Mulyana.

Secara persiapan, pemain yang akrab disapa Jamul ini mengaku dalam keadaan siap tempur. Apalagi persiapan yang dilakukan timnya bisa dibilang matang.

“Saya tahu kedua tim sama-sama punya tren positif dan semoga tim bisa bermain bagus dan diperintahkan pelatih, disiplin dan melanjutkan tren positif ini untuk pertandingan berikutnya,” tegasnya.

Jajang Mulyana sebenarnya tak asing dengan Persib. Dia bahkan mengawali kariernya bersama Persib Junior. Sayangnya, dia tak pernah dapat tempat di tim senior Persib.

Pemain kelahiran 23 Oktober 1988 di Sumedang, Jawa Barat ini mengawali karier bersama Persib Junior pada tahun 2004 sebelum akhirnya bergabung dengan Pelita Jaya sebagai tim senior pertama pada tahun 2007. 

Beberapa tim lokal pernah disinggahi Jajang Mulyana dalam perjalanan kariernya di lapangan hijau seperti Sriwijaya FC, Mitra Kukar, Pusamania Borneo FC dan terakhir adalah tim sekelas Bhayangkara FC. Bersama Bhayangkara FC, Jajang juga mempersembahkan trofi juara Liga 1 2017 untuk The Guardian. 

Menariknya, saat bermain di Pelita Jaya dan Sriwijaya FC, Jajang berposisi sebagai seorang striker. Lalu, pada saat membela Pelita Jaya, Jamul, sapaan akrabnya ini pernah dipinjamkan ke klub asal Brasil, Boavista SC awal tahun 2008 silam sebagai seorang striker. 

Bahkan saat membela Timnas Indonesia U-21 tahun 2006 dan U-23 tahun 2011, ia juga menjadi mesin gol bagi skuad Garuda Muda kala itu.

Memiliki pengalaman sebagai striker menjadi nilai lebih Jajang Mulyana ketika kini menjadi seorang bek tengah. Kelebihannya adalah mampu membaca pergerakan lini depan dari tim lawan ketika bertugas sebagai benteng pertahanan tim.

Menarik dinantikan aksi Jajang Mulyana menghadapi klub yang melahirkannya sebagai pemain sepak bola, yakni Persib Bandung.***


Editor : Zulfirman