Lahir Secara Partenogenesis, Dua Bayi Komodo jadi Tema Zoo Run 2025 di Usia ke-5 Lembang Park & Zoo

Kebahagiaan momen jelang 5 tahun Lembang Park & Zoo di Kabupaten Bandung Barat (KBB) kian lengkap dengan hadirnya dua ekor bayi komodo yang lahir melalui proses Partenogenesis.

Lahir Secara Partenogenesis, Dua Bayi Komodo jadi Tema Zoo Run 2025 di Usia ke-5 Lembang Park & Zoo

INILAHKORAN, Ngamprah - Kebahagiaan momen jelang 5 tahun Lembang Park & Zoo di Kabupaten Bandung Barat (KBB) kian lengkap dengan hadirnya dua ekor bayi komodo yang lahir melalui proses Partenogenesis.

Diketahui, Partenogenesis yaitu cara berkembangbiak tanpa kawin atau bentuk reproduksi aseksual dan ini merupakan fenomena langka di dunia satwa.

Lahirnya bayi kadal besar hasil breeding dengan nama ilmiah Varanus Komodoensis ini menjadi bukti nyata upaya konservasi dan peran aktif Lembang Park & Zoo dalam menjaga satwa endemik Nusantara.

Tak cuma itu, nama untuk masing-masing bayi komodo itu juga langsung diberikan Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni, yakni Sang dan Haidar.

"Alhamdulillah, pada 18 Oktober 2025 Lembang Park & Zoo sudah menginjak usia 5 tahun. Selain itu, pada momen bahagia ini juga kita ingin memberikan kabar gembira dibukanya exhibit unta dan reptil, yaitu komodo," kata Humas Lembang Park & Zoo, Miftah Setiawan, Kamis 9 Oktober 2025.

Miftah menjelaskan, exhibit reptil ini bakal jadi ikon baru Lembang Park & Zoo lantaran sebagai lembaga konservasi yang sudah berizin pihaknya telah berhasil mengembangbiakan komodo tanpa perkawinan.

"Alhamdulillah kami sudah berhasil dan kita juga sekalian akan gelar opening exhibit unta," jelasnya.

Manajemen Lembang Park & Zoo, Evan Hans Christian menambahkan, perkembangbiakan komodo ini dilakukan dengan metode partenogenesis atau dilakukan oleh betina tanpa perkawinan.

Menurutnya, pengembangbiakan ini baru kali pertama berhasil di Indonesia. Hal tersebut bisa dikonfirmasi di berbagai berita lain.

"Kemudian di hari yang sama, kita juga bakal opening exhibit unta yang baru datang ke Lembang Park & Zoo tahun ini," kata Evan.

Lahirnya dua ekor bayi komodo dengan cara langka ini bakal dipadukan dengan perayaan HUT ke-5 Lembang Park & Zoo yang dikemas melalui event Zoo Run 2025 dengan tema komodo.

"Di tanggal 18 Oktober 2025 kita mengadakan event anniversary Lembang Park & Zoo ke-5, yaitu Zoo Run untuk masyarakat di Lembang, Bandung dan sekitarnya," ungkap Evan.

"Nah kita juga mengangkat ini karena keberhasilan dalam perkembangbiakan komodo dengan metode partenogenesis," imbuhnya.

Evan menyebut tema komodo ini nanti bisa dilihat dari medali yang bakal diberikan kepada para peserta atau finisher di event Zoo Run 2025.

"Ada dua kategori dalam event Zoo Run 2025, yaitu 5K dan 10K. Untuk pendaftaran dibuka sejak 10 September 2025 dan akan ditutup 10 Oktober 2025," sebutnya.

Untuk kategori Zoo Run 5K, sebut Evan, peserta cukup membayar Rp200 ribu. Sedangkan untuk 10K, peserta cukup membayar Rp300 ribu. Harga tersebut sudah termasuk tiket masuk ke kawasan wisata Lembang Park & Zoo.

"Nanti juga dapat jersey, medali dan tentunya hadiah dan doorprize dengan total nilai Rp48 juta," ujarnya.

Meski begitu, Evan mengimbau kepada para peserta yang berusia lebih dari 60 tahun untuk tidak memaksakan bila kondisi atau staminanya tidak memungkinkan untuk mengikuti event Zoo Run 2025 ini.

"Kita tidak membatasi jumlah peserta, tapi kami imbau kepada peserta lansia atau yang memiliki riwayat sakit berat tidak memaksakan. Kita prediksi peserta bisa mencapai sekitar seribu orang," tandasnya.***  


Editor : Ahmad Sayuti