Bukan ke Lembang Park Zoo, Macan Tutul yang Masuk Hotel di Bandung Direhabilitasi ke Tempat Ini

Bukan ke Lembang Park Zoo, macan tutul yang sempat viral karena masuk ke hotel di Bandung akan direhabilitasi di tempat ini.

Bukan ke Lembang Park Zoo, Macan Tutul yang Masuk Hotel di Bandung Direhabilitasi ke Tempat Ini
Bukan ke Lembang Park Zoo, Macan Tutul yang Masuk Hotel di Bandung Direhabilitasi ke Tempat Ini

INILAHKORAN - Bukan ke Lembang Park Zoo, macan tutul yang sempat viral karena masuk ke hotel di Bandung akan direhabilitasi di tempat ini.

Seekor macan tutul Jawa yang sempat menghebohkan warga karena masuk ke area Hotel Anugerah di Kota Bandung, kini tengah menjalani masa rehabilitasi di Pusat Penyelamatan Satwa Cikananga (PPSC), Kabupaten Sukabumi.

Satwa liar dilindungi itu sebelumnya berhasil dievakuasi oleh tim gabungan BBKSDA Jawa Barat dan kepolisian setelah ditemukan berkeliaran di area hotel pada Senin (6/10) pagi.

Humas BBKSDA Jawa Barat, Eri Mildranaya, mengatakan bahwa proses rehabilitasi dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan dan tingkat stres macan tutul setelah proses penangkapan.

“Observasi dilakukan di PPSC Cikananga dengan mengikuti hasil asesmen tim dokter hewan. Sejak pagi tadi hewan tersebut terus dipantau secara berkala,” jelas Eri.

Menurutnya, keputusan untuk melepasliarkan kembali satwa itu akan diambil setelah proses rehabilitasi dan pemeriksaan medis selesai.

“Saat ini masih dalam tahap observasi. Durasi rehabilitasi menunggu hasil pemeriksaan dokter hewan,” tambahnya.

Kapolsek Sukasari Kompol Ni Wayan Mirasni menjelaskan, pihaknya menerima laporan dari pihak hotel sekitar pukul 07.00 WIB mengenai keberadaan satwa liar di area parkir.

Tim gabungan kemudian melakukan tindakan pembiusan dan pemasangan jaring untuk membatasi ruang gerak macan tutul agar evakuasi berlangsung aman.

“Sekitar pukul 10.00 WIB, hewan berhasil dilumpuhkan dan dimasukkan ke kandang besi sebelum dibawa ke lokasi aman,” tutur Ni Wayan.

Polisi masih menelusuri asal-usul macan tutul tersebut, termasuk kemungkinan bahwa satwa itu merupakan individu yang sebelumnya kabur dari kandang karantina Lembang Park and Zoo, Kabupaten Bandung Barat, pada akhir Agustus lalu.

“Ada dugaan itu hewan yang sama, tapi kami masih menunggu hasil identifikasi lebih lanjut dari pihak berwenang,” ujar Ni Wayan.

BBKSDA Jawa Barat memastikan seluruh proses rehabilitasi, observasi, hingga potensi pelepasliaran dilakukan sesuai protokol konservasi satwa liar. 

Eri menambahkan, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan lembaga konservasi dan aparat penegak hukum untuk memastikan keamanan publik dan kesejahteraan satwa tetap terjaga.


Editor : Firda Rachmawati