Lantik 6 Pj Bupati/Walikota, Bey Triadi Ingatkan Soal Ancaman Kekeringan

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Triadi Machmudin melantik enam penjabat (Pj) bupati/wali kota di Aula Barat Gedung Sate, Rabu 20 September 2023.

Lantik 6 Pj Bupati/Walikota, Bey Triadi Ingatkan Soal Ancaman Kekeringan
Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Triadi Machmudin saat melantik enam Pj Bupati/Wali Kota di Gedung Sate. Yuliantono

INILAHKORAN, Bandung - Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Triadi Machmudin melantik enam penjabat (Pj) Bupati/Wali Kota di Aula Barat Gedung Sate, Rabu 20 September 2023. 

Enam Pj Bupati/walikota yang dilantik yakni Gani Muhammad sebagai Pj Wali Kota Bekasi, Pj Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji, Pj Wali Kota Bandung Bambang Tirtoyuliono, Pj Bupati Bandung Barat Arsan Latif, Pj Bupati Sumedang Herman Suryatman dan Pj Bupati Purwakarta Benny Irwan.

Bey Triadi mengatakan, pengukuhan ini tidak lepas dari Surat Keputusan (SK) dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), seiring berakhirnya masa jabatan Bupati/walikota definitif. Mereka sambung dia, akan menjadi Pj hingga didapati Bupati/walikota definitif, hasil kontestasi Pilkada 27 November 2024 mendatang.

"Baru saja saya melantik Penjabat walikota dan Bupati. Alhamdulillah lancar. Tentunya mereka langsung bekerja untuk mengisi kekosongan hingga adanya pejabat definitif," ujarnya usai pelantikan.

Dia menambahkan, ada beberapa fokus yang diharapkan dapat dipersiapkan oleh Pj Bupati/walikota, yakni mengantisipasi dampak dari kekeringan. Tidak hanya itu, kenaikan harga komoditas beras juga harus diwaspadai.

Serta tentunya masalah sampah, khususnya di empat wilayah yaitu Kabupaten Bandung Barat, Kota Bandung, Kabupaten Bandung dan Kota Cimahi.

"Bahwa saat ini darurat sampah, itu juga harus kita perhatikan. Secara provinsi, kita melakukan antisipasi ancaman kekeringan dan harga beras," ucapnya.

Lebih lanjut Bey Triadi meminta, Pj Bupati/walikota yang telah dilantik dapat segera ke lapangan, menelusuri dinamika di tengah masyarakat. Sebagai bukti bahwa pemerintah selalu ada bagi masyarakat.

"Para Pj langsung ke lapangan, karena enggak semuanya bisa tersampaikan melalui instansi. Dengan ke lapangan, memberi bukti bahwa negara, pemerintah daerah selalu hadir untuk memenuhi kebutuhan mereka" tuturnya.

Tidak hanya itu, dia juga mengharapkan para Pj Bupati dan walikota yang telah dilantik harus memiliki mental kuat dalam menghadapi keluhan dari masyarakat, terkait situasi sosial saat ini.

"Kita enggak bisa terhindarkan ada keluhan di medsos dari masyarakat. Jadi harus diketahui dan di cek kebenarannga. Medsos (sudah) jadi media untuk mengajukan permasalahan. Enggak sedikit juga aspirasi (dari medsos)," tandasnya. (Yuliantono)


Editor : Ahmad Sayuti