Layani Pemudik Lebaran, Baznas KBB Buka Posko Baru di Cimareme
Baznas KBB menghadirkan langkah baru dengan membuka posko pantau tambahan di jalur Cimareme.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Sebagai bentuk dukungan bagi ribuan pemudik yang melintasi Kabupaten Bandung Barat (KBB) selama momen ldulfitri 1447 H/2026 M, Baznas KBB menghadirkan langkah baru dengan membuka posko pantau tambahan di jalur Cimareme.
Selain titik tetap di Cipatat yang menjadi perbatasan dengan Kabupaten Cianjur, penambahan posko ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak pemudik yang melintas di jalur yang dinilai rawan berkendaraan.
Wakil Ketua II Baznas KBB, Saiful Rachman menjelaskan, sebelumnya pihaknya hanya mengoperasikan satu posko secara bergiliran antara Cipatat dan Gadobangkong.
Namun, permintaan dari masyarakat serta kerja sama yang erat dengan berbagai pihak membuat langkah ekspansi ini dapat terealisasi pada tahun ini.
"Jalur Cimareme memang menjadi salah satu titik yang cukup banyak dilewati pemudik, sehingga kami merasa perlu untuk memberikan akses layanan yang memadai di sana," ujar Saiful saat dikonfirmasi, Sabtu (21/3/2026).
Di posko baru yang berlokasi di pinggir Jalan Raya Cimareme, sebut Saiful, berbagai fasilitas telah disiapkan untuk kenyamanan dan keamanan pemudik.
Mulai dari tempat istirahat, layanan darurat dengan ambulans, titik pengisian daya perangkat elektronik, hingga takjil serta air minum untuk memudahkan mereka yang berbuka puasa di jalan.
"Tim P3K juga siap siaga untuk menangani kondisi darurat yang mungkin terjadi," sebutnya.
Berbeda dengan posko Cipatat yang berada di area masjid sehingga fasilitas toilet dan air bersih mudah dijangkau, pemudik yang berhenti di posko Cimareme dapat menggunakan fasilitas masjid terdekat.
"Selain layanan dasar untuk perjalanan, kedua posko juga menyediakan kemudahan pembayaran zakat fitrah serta sosialisasi terkait zakat, infak, dan sedekah (ZIS)," sebutnya.
Saiful menyebut, operasional posko mudik ini berlangsung selama satu pekan penuh, sejak dari tiga hari sebelum Lebaran (H-3) hingga tiga hari setelahnya (H+3).
"Ada 11 komunitas relawan ambulans turut turun tangan untuk memperkuat pelayanan di lapangan," ucapnya.
Setiap titik juga dipercayakan kepada koordinator khusus, di mana Kang Doni akan mengawasi jalannya operasional di posko Cimareme, sementara Hadiat bertanggung jawab penuh di posko Cipatat.
"Kedua lokasi juga didukung oleh ambulans yang beroperasi selama 24 jam tanpa jeda," ucapnya. ***
Editor : Gin gin T Ginulur

