Lebih Boros Beli Baru, Pemkab Cirebon Sewa 71 Mobil Untuk Mobilitas  Pejabat

Pemkab Cirebon melakukan pengadaan kendaraan. Sistimnya berupa sewa mobil baru untuk seluruh pejabat eselon II serta direktur rumah sakit ditambah  40 Camat.  Total ada  71 mobil baru yang akan menjadi kendaraan operasional para pejabat dilingkup Pemkab Cirebon tersebut.

Lebih Boros Beli Baru, Pemkab Cirebon Sewa 71 Mobil Untuk Mobilitas  Pejabat
ilustrasi

INILAHKORAN, Cirebon - Pemkab Cirebon melakukan pengadaan kendaraan. Sistimnya berupa sewa mobil baru untuk seluruh pejabat eselon II serta direktur rumah sakit ditambah  40 Camat.  Total ada  71 mobil baru yang akan menjadi kendaraan operasional para pejabat dilingkup Pemkab Cirebon tersebut.

Tercatat, ada dua tipe kendaraan yang kini distribusinya dilakukan secara bertahap. Merk mobil tersebut yakni mobil Toyota Inova reborn untuk pejabat esselon II serta direktur rumah sakit, dan Mobil Mitsubishi Xpander untuk 40  camat.

Pengadaan mobil baru tersebut, dilakukan mulai tanggal 2 November 2023 sampai dengan tanggal  6 November 2023.  Pendistribusiannya sendiri dilakukan secara langsung dengan cara masing-masing mengambil ke pihak diler.

Kepala Bidang Anggaran BKAD Kabupaten Cirebon, Yuyun Wahyu Wardana  membenarkan, bahwa pengadaan mobil tersebut menggunakan sistem sewa. Sehingga nantinya, plat mobil yang dipakai tetap plat nomor hitam dan bukan  plat merah seperti biasanya.

"Ini pengadaan oleh pihak ketiga, kita sistimnya sewa. Total ada tujuh puluh satu mobil baru. Empat puluh mobil untuk camat dan sisanya mobil untuk pejabat eselon dua dan direktur rumah sakit," ungkapnya Yuyun, Jumat 3 November 2023.

Dia menyebutkan, untuk harga sewa kendaraan sendiri, Yuyun menyebutkan di angka Rp. 10 juta untuk satu unit Toyota Inova  perbulannya. Sedangkan sewa harga Mitsubishi Xpander sebulannya Rp. 7 juta per unitnya dalam sebulan.

Sementara itu, Kabag Umum Setda Kabupaten Cirebon, Sunanto kepada Radar menjelaskan opsi sewa tersebut dengan beberapa pertimbangan. Salah satunya untuk menghemat APBD. Hal ini karena nantinya pemerintah daerah tidak perlu mengeluarkan anggaran untuk perawatan setiap bulannya.

"Ada beberapa keuntungan kita menggunakan sistem sewa, sistem sewa ini bisa menghemat APBD," kata Sunanto.

Hal itu karena, untuk mobil dinas Camat sendiri sudah tidak pernah ganti selama 15 tahun. Kondisinya kata saat ini dianggap kurang untuk mendukung tugas dan kinerja. Hal itu karena kendaraan banyak  yang rusak.

"Untuk mobil Camat itu sudah 15 tahun tidak pernah ganti, harapannya dengan adanya  mobil baru ini nantinya bisa meningkatkan kinerja ASN dalam pelayanan ke masyarakat," tukasnya. (maman suharman) ***


Editor : JakaPermana