Lee Jin Ho Ungkap Alasan Sebenarnya ADOR Mengeluarkan Danielle dari NewJeans dan Agensi
YouTuber Lee Jin Ho ungkap alasan sebenarnya mengapa Danielle bisa dikeluarkan dari NewJeans oleh ADOR dan HYBE.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Menyambut tahun baru 2026 ini, Bunnies masih harus bergelut dengan kabar dikeluarkannya Danielle dari NewJeans dan agensi.
Di tengah gejolak yang terus berlanjut seputar ADOR dan NewJeans, YouTuber Lee Jin Ho sekali lagi memicu kontroversi setelah mengklaim mengungkapkan alasan mengapa HYBE dan ADOR diduga "menargetkan" Danielle, menyusul laporan tentang pemutusan kontraknya.
Lee Jin Ho, seorang YouTuber yang sering digambarkan sebagai orang dalam industri dan sering dikritik sebagai "perusak dunia maya" menyampaikan klaimnya dalam sebuah video baru-baru ini yang membahas keretakan internal antara Danielle, ADOR, dan HYBE.
Meskipun menekankan bahwa awalnya dia ragu untuk mengungkapkan detailnya, Lee Jin Ho akhirnya menegaskan bahwa Danielle telah kehilangan kepercayaan bukan hanya dari manajemen tetapi juga dari semua member grup NewJeans.
“Danielle tidak hanya kehilangan kepercayaan ADOR dan HYBE, dia juga kehilangan kepercayaan para member,” klaim Lee Jin Ho.
Menurut Lee Jin Ho, NewJeans awalnya beroperasi di bawah struktur kontrak tiga pihak yang melibatkan para member, ADOR, dan perusahaan induk.
Dia menduga bahwa para member kemudian meminta perubahan ke kontrak dua pihak langsung dengan perusahaan, suatu pengaturan yang dilaporkan menjadi titik ketegangan utama.
Lee Jin Ho selanjutnya mengklaim bahwa Danielle melakukan berbagai aktivitas solo tanpa koordinasi yang tepat.
Aktivitas-aktivitas tersebut diduga termasuk bepergian ke Asia Tenggara untuk syuting iklan makanan ringan, mempersiapkan kolaborasi dengan seorang penyanyi Amerika, dan mencoba mengamankan kesepakatan dukungan dua pihak dengan merek mewah Omega.
“Danielle diam-diam pergi ke Asia Tenggara tanpa sepengetahuan ADOR atau para anggota, untuk syuting iklan makanan ringan dan merencanakan kolaborasi di luar negeri,” tuduh Lee Jin Ho, menambahkan bahwa ADOR akhirnya turun tangan, memaksa kesepakatan Omega kembali ke struktur kontrak tiga pihak.
Dia kemudian mempertanyakan tindakan Danielle, dengan menyatakan, “apakah Danielle melakukan pelanggaran kontrak?”
Lee Jin Ho mengklaim bahwa ADOR telah mengamankan bukti terkait dugaan aktivitas independennya.
Namun, pernyataan Lee Jin Ho langsung menuai skeptisisme di dunia maya. Di komunitas daring Korea, theqoo, para netizen mengungkapkan reaksi beragam, beberapa mempertanyakan kebenaran aktivitas endorsement tertentu, sementara banyak yang menolak klaim Lee sepenuhnya karena reputasinya.
“Saya tidak ingin melihat apa pun tentang para perusak dunia maya ini,” tulis seorang komentator.
“Iklan Omega tampak mencurigakan. Kebenaran akan terungkap di pengadilan,” tambah yang lain.
Yang lain menuduh Lee Jin Ho bersikap bias, dengan komentar seperti “Lee Jin Ho dikenal sebagai antek HYBE, dia membongkar apa pun, entah itu benar atau tidak.”
Seiring berjalannya proses hukum dan sengketa kontrak, belum ada pernyataan resmi yang mengkonfirmasi tuduhan Lee Jin Ho.
Untuk saat ini, situasinya tetap sangat terpolarisasi, menyoroti pengawasan ketat yang dihadapi oleh idola papan atas dan perdebatan yang sedang berlangsung mengenai kredibilitas YouTuber yang disebut sebagai orang dalam di ekosistem hiburan Korea.***
Editor : Irma Nurfajri


