Lelang Pengadaan Barang Jasa di Dispora Disorot Mahasiswa Bogor
Puluhan hingga ratusan aktivis yang tergabung dalam Suara Aksi Mahasiswa Bogor berunjukrasa ke Kantor Bupati Bogor, pada Senin siang, (13/7/2026).
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Puluhan hingga ratusan aktivis yang tergabung dalam Suara Aksi mahasiswa Bogor berunjukrasa ke Kantor Bupati Bogor, pada Senin siang, (13/7/2026).
Mereka menyoroti, lelang pengadaan barang jasa yang proyeknya ada di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), seperti proyek pembangunan lapangan tembak, proyek revitalisasi atap Stadion Pakansari, proyek ruang eksekutif Stadion Pakansari dan proyek rehabilitasi Stadion Mini Persikabo.
"Kami menduga proyek - proyel di Dispora, kurang transparan dan adil serta tidak sesuai peraturan yang berlaku terutama dalam penggunaan sistem mini kompetisi," kata Kordinator Lapangan Suara Aksi mahasiswa Bogor Dendi Matu kepada wartawan.
Dendi Matu pun menduga ada kongkalikong hingga Pejabat Pembuat Komitmem (PPK) Dispora Kabupaten Bogor hingga terjadi mini kompetisi dalam lelang pengadaan barang jasa.
"Kami juga menduga, ada oknum yang menerima keuntungan 30 hingga 40 persen dari nilai proyek - proyek tersebut," tutur Dendi Matu.
Asisten Ekonomi dan Pembangunan Trian Turangga menjelaskan bahwa sistem lelang pengadaan barang jasa mini kompetisi diperbolehkan secara aturan.
Jajarannya, sambung Trian Turangga tidak bisa mengintervensi kewenangan para PPK karena terbentur oleh aturan.
Namun ia berjanji, akan melakukan monitoring dan evaluasi, agar tidak terjadi praktik Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) di proyek - proyek yang dicurigai oleh Suara Aksi mahasiswa Bogor.
"Saya setuju proyek - proyek di Dispora dikawal pembangunannya agar tidak terjadi praktik KKN dan asas keadilannya terlaksana dengan baik dan mengevaluasi bersama - bersama, termasuk teman - teman mahasiswa," tukas Trian Turangga. ***
Editor : JakaPermana

