Lestarikan Kebudayaan Material, Kemenbud-Peruri Kerja Sama Pengelolaan Filateli

Kemenbud menggandeng Peruri untuk melestarikan kebudayaan material, seperti pengelolaan museum, revitalisasi benda filateli, dan lainnya

Lestarikan Kebudayaan Material, Kemenbud-Peruri  Kerja Sama Pengelolaan Filateli
Menteri Kebudayaan Fadli Zon

INILAHKORAN.ID - Kementerian Kebudayaan menjajaki kerja sama strategis dengan Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) untuk melestarikan kebudayaan material (material culture). 

Kolaborasi Kemenbud dan Peruri ini mencakup pengelolaan museum, revitalisasi benda filateli, hingga pengamanan sertifikasi kebudayaan.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan, Peruri memiliki potensi kolaborasi yang sangat besar. Rekam jejak sejarah Peruri dalam mencetak dokumen negara dan mata uang dinilai menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas serta perjalanan budaya bangsa.

"Kami sedang berupaya mengelola Museum Prangko di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Karena yang mencetak prangko adalah Peruri, kita bisa berkolaborasi untuk mengembangkannya. Selain itu, kerja sama juga bisa mencakup koleksi meterai dan uang hasil produk Peruri," ujar Fadli Zon di Jakarta seperti dikutip dari Antara, Jumat (24/7/2026).

Edukasi Kebudayaan Material untuk Gen Z

Di tengah pesatnya era digital, Fadli menegaskan bahwa peninggalan fisik tetap harus dijaga dan dilestarikan. Ia menilai kebudayaan material berupa benda fisik—seperti uang dan peninggalan pos—merupakan sarana paling mudah untuk mengenalkan sejarah kepada generasi muda (Gen Z).

Sebagai bentuk komitmen, Kementerian Kebudayaan telah menyiapkan sejumlah program, salah satunya Lomba Menulis Surat Nasional 2025.

Fadli juga mendorong terobosan agar filateli tidak lagi dipandang sebagai hobi kuno. Menurutnya, mengoleksi prangko dapat menjadi alternatif edukasi kebudayaan yang menarik. Pihaknya merencanakan peluncuran berbagai produk koleksi (collectible items), seperti merchandise museum, paspor khusus museum lengkap dengan stempel, kartu pos bergambar, hingga souvenir sheet.

Direktur Utama Peruri, Teguh Arief Indratmoko, menyambut baik inisiatif Kementerian Kebudayaan dalam menjaga kelestarian benda-benda bersejarah tersebut.

Sebagai langkah konkret, Peruri siap mendukung pengamanan dokumen penting melalui teknologi security printing. Dukungan ini akan diterapkan pada pencetakan sertifikat Cagar Budaya Nasional, dokumen registrasi museum, hingga penghargaan Anugerah Kebudayaan Indonesia.


Editor : Ahmad Sayuti