Libur Nataru 2025, Puncak Pergerakan Penumpang Whoosh Diprediksi 22 Desember

KCIC memprediksi puncak pergerakan penumpang kereta cepat Whoosh terjadi pada 22 Desember 2025 saat libur Nataru, dengan lonjakan hingga 25 persen.

Libur Nataru 2025, Puncak Pergerakan Penumpang Whoosh Diprediksi 22 Desember
Puncak pergerakan penumpang kereta cepat Whoosh diprediksi terjadi pada 22 Desember 2025. (Dok InilahKoran)

INILAHKORAN.ID - PT kereta cepat Indonesia China (KCIC) memprediksi puncak pergerakan penumpang kereta cepat Whoosh Jakarta–Bandung terjadi Senin (22/12/2025) bertepatan masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. 

Pada periode tersebut, jumlah penumpang diperkirakan melonjak hingga 10–25 persen dibandingkan hari normal.

General Manager Corporate Secretary PT KCIC Eva Chairunisa mengatakan, masa angkutan libur Nataru 2025/2026 berlangsung selama 18 hari, mulai 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. 

Jumlah Penumpang 26 Ribu Per Hari

Selama periode ini, volume penumpang Whoosh diproyeksikan meningkat signifikan, dengan jumlah harian bisa mencapai 26 ribu orang per hari.

“Puncak pergerakan penumpang kami perkirakan terjadi pada 22 Desember. Pada hari normal, jumlah penumpang Whoosh berkisar 16 ribu hingga 21 ribu orang per hari,” ujar Eva dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat (19/12/2025).

Guna mengantisipasi lonjakan penumpang Whoosh saat Nataru, KCIC meningkatkan kapasitas angkut menjadi 37.200 kursi per hari, naik dari sekitar 28 ribu kursi per hari pada periode Nataru tahun lalu. 

Selain itu, jumlah perjalanan kereta cepat Jakarta–Bandung ditambah dari 48 menjadi 62 perjalanan per hari.

Penambahan perjalanan tersebut membuat jadwal keberangkatan kereta Whoosh semakin rapat dengan headway setiap 30 menit. “Jadi setiap 30 menit sekali ada jadwal kereta Whoosh,” kata Eva.

Tambah Petugas Pengamanan

Dari sisi pelayanan, KCIC menyiagakan 688 petugas pelayanan dan 590 petugas pengamanan yang ditempatkan di stasiun, rangkaian kereta, hingga sepanjang jalur operasional. 

Petugas tambahan juga disiapkan untuk membantu penumpang baru dan memberikan informasi selama masa libur Nataru.

KCIC juga mengimbau penumpang kereta cepat Whoosh untuk lebih memperhatikan barang bawaan selama perjalanan, terutama saat bepergian bersama keluarga. 

“Kami menyiapkan sistem lost and found di stasiun, tetapi barang bawaan tetap menjadi tanggung jawab penumpang,” ujar Eva.***


Editor : Gin gin T Ginulur