Liga 1 2022/2023 Masih Ditunda, Ini Cara Febri Hariyadi Jaga Motivasi

Gelandang Persib Febri Hariyadi memiliki cara tersendiri menjaga motivasinya seiring ditundanya Liga 1 2022/2023. 

Liga 1 2022/2023 Masih Ditunda, Ini Cara Febri Hariyadi Jaga Motivasi
Febri Hariyadi mengaku dalam menjaga motivasinya menjalani Liga 1 2022/2023 itu hanya dengan menjaga mood dalam menjalani setiap sesi latihan yang diberikan. (dok)

INILAHKORAN, Bandung - Gelandang Persib Febri Hariyadi memiliki cara tersendiri menjaga motivasinya seiring ditundanya Liga 1 2022/2023

Febri Hariyadi mengaku dalam menjaga motivasinya menjalani Liga 1 2022/2023 itu hanya dengan menjaga mood dalam menjalani setiap sesi latihan yang diberikan. 

Febri Hariyadi mengatakan mood itu bisa membuatnya tetap semangat dalam berlatih sekalipun hingga saat ini Liga 1 2022/2023 belum ditentukan kapan akan dilanjutkan.

"Hanya menjaga mood aja sih sebenernya dan menjaga latihan kita juga menjaga untuk semangat demi hari untuk berlatih," ungkap Febri Hariyadi

Pemain yang akrab disapa Bow ini membuktikan hingga saat ini masih semangat dalam menjalani latihan. Bahkan sudah berlangsung selama dua pekan. 

"Menurut saya dengan belum jelasnya Liga yang harus kita jaga yaitu mood," tegasnya. 

Diberitakan, PT LIB mengeluarkan opsi jadwal untuk melanjutkan Liga 1 2022/2023. Hal itu diungkapkan saat menggelar pertemuan dengan 18 klub peserta Liga 1 2022/2023 di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat 4 November 2022 lalu.

"Ada beberapa (opsi) 18 atau 25 November, 2 Desember (2022), untuk berakhir kompetisi semua di tanggal 16 April, tidak bisa bergeser dari 16 april," kata Komisaris Utama PT LIB, Juni A Rachman.

Akan tetapi, lanjutnya, PT LIB memerlukan izin dari pemerintah melalui kepolisian untuk bisa melanjutkan Liga 1 2022/2023. Ia berharap izin itu bisa dikeluarkan sebelum pihaknya menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa pada 15 November mendatang.

"Komunikasi dengan pemerintah selalu dilakukan, fokusnya tapi ke federasi (PSSI). Katanya sudah lampu hijau, tetapi masih katanya, kecuali ada izin tertulis. Sebelum RUPS tanggal 15 November nanti masalah izin diharapkan sudah ada kepastian," pungkasnya.*** (muhammad ginanjar)


Editor : Doni Ramdhani