Longsor Tambang Timah, 6 Penambang Meninggal, 1 Selamat dan 1 Lainnya Masih Dicari

Sebanyak enam orang pekerja tambang timah di Desa Pemali kecamatan Bangka Kabupaten Bangka ditemukan dalam kondisi meninggal

Longsor Tambang Timah, 6 Penambang Meninggal, 1 Selamat dan 1 Lainnya Masih Dicari
Tim gabungan BPBD Kabupaten Bangka membawa kantung jenzah korban longsor tambang timah Desa Pemali. (antara foto)

INILAHKORAN.ID - Dari delapan orang pekerja tambang timah, enam orang ditemukan meninggal saat terjadi longsor di Desa Pemali Bangka, Kabupaten Bangka, Senin 2 Februari 2026. 

Insiden  longsor di area tambang IUP PT Timah itu terjadi Senin 2 Februari 2026, sekitar pukul 17.00 WIB. Tanah longsor terjadi saat pekerja sedang mencari timah, tiba-tiba tanah di sekeliling pekerja longsor dengan mengeluarkan suara yang cukup keras.

Diduga penambangan bijih timah jenis tambang inkonvensional tersebut milik pribadi tanpa dilengkapi dokumen perizinan resmi, meskipun aktivitas penambangan di atas area Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah.

Kepala BPBD Kabupaten Bangka Rusmansyah  mengungkapkan, dari delapan penambang timah yang tertimbun, enam orang sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Enam orang pekerja tambang itu masing-masing ditemukan pada Senin (2/2) malam sebanyak tiga orang dan tiga orang lagi ditemukan pada Selasa (3/2) dini hari.

Sementara satu orang pekerja ditemukan selamat dengan kondisi luka di bagian kaki dan satu orang lainnya belum ditemukan.

"Tim gabungan melanjutkan pencarian satu orang yang belum ditemukan hari ini dimulai sekitar pukul 06.00 WIB," jelasnya.

Rusmansyah mengatakan semua korban, baik yang meninggal dunia maupun dan luka-luka sudah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan identifikasi dan perawatan.

"Kita berharap tim gabungan berhasil menemukan satu orang korban yang belum ditemukan. Proses pencarian menggunakan alat berat, seperti ekskavator dan alat pendukung lain untuk mempercepat proses pencarian," kata Rusmansyah.


Editor : Ahmad Sayuti