Luar Biasa! Polda Jabar Bakal Periksa 336 Saksi Warga Dago Elos, Dilakukan Tim Gabungan
Polda Jawa Barat menerima laporan warga Dago Elos. Mereka nantinya akan memeriksa lebih dari 300 orang saksi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung – polda jawa barat menerima laporan warga dago elos. Mereka nantinya akan memeriksa lebih dari 300 orang saksi.
Direktur Kriminal Umum Polda Jawa Barat, Kombes Surawan, mengatakan pemeriksaan aksi persoalan Dago Elos ini akan dilakukan secara bertahap.
“Nanti kita akan melakukan BAP kepada saksi warga masyarakat terkait dengan tindak lanjut pelimpahan (laporan), terkait penanganan perkara untuk tanah Dago Elos,” kata Surawan di Markas Polda Jabar di Kota Bandung, Rabu 16 Agustus 2023.
Mengingat saksi yang diperiksa cukup banyak, tepatnya 336 orang, nanti mereka yang akan diperiksa. “Nanti kita membutuhkan tim gabungan untuk melakukan penyelidikan maupun penyidikan,” tambahnya.
Disinggung mengenai tindakan terhadap terlapor, yakni ahli waris keluarga Muller, ia menyatakan proses itu berjalan setelah rangkaian pemeriksaan saksi rampung.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Ibrahim Tompo mengatakan dokumen yang dibutuhkan pada laporan warga Dago Elos ini, akan dilengkapi sambil proses berjalan.
Kelengkapan dokumen dari pelapor yang merupakan warga Dago Elos sangat penting untuk keperluan penyelidikan hingga nantinya penyidikan.
“Laporan polisi kita terima sebagai bentuk akomodasi terhadap keluhan masyarakat. Terkait dengan dokumen, sambil berjalan, ini dokumen akan kita lengkapi. Pada prinsipnya kita melayani masyarakat,” ucap dia, Rabu 16 Agustus 2023.
Langkah lanjutan dari penyelidikan itu, ratusan warga Dago Elos akan dimintai keterangan. Ibrahim mengatakan penyelidikan pada kasus ratusan Warga Dago Elos ini, membutuhkan proses.
“Alat buktinya nanti akan dilakukan pendalaman karena memang ini membutuhkan proses mulai dari penyelidikan sampai dengan penyidikan. Apalagi dari data awal, kurang lebih ada 300 warga di sana itu nanti akan di-BAP semua,” dia melanjutkan.
Polda Jabar menelusuri adanya dugaan tindakan represif petugas kepolisian ketika membubarkan massa dalam bentrokan di Dago Elos, Kota Bandung. Mereka akan membentuk tim khusus untuk lakukan investigasi.
“Tadi sudah dibentuk tim khusus juga untuk melihat kondisi tersebut apakah pelaksanaan tugas itu sudah sesuai dengan prosedur atau bagaimana, nanti hasilnya akan kita info lagi,” kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Ibrahim Tompo, di Mapolda Jabar pada Rabu 16 Agustus 2023, tentang perkembangan bentrokan di Dago Elos.
Untuk memastikan ada atau tidaknya pelanggaran saat pengendalian massa dalam bentrokan di Dago Elos, tim khusus bentukan Polda Jabar, akan lakukan pendalaman berdasarkan fakta-fakta yang terjadi saat kericuhan terjadi.
“Timnya baru dibentuk tadi. Jadi untuk tahap awal juga melakukan pendalaman dulu, untuk pemeriksaan nanti akan tahap selanjutnya,” ucap dia.
Diketahui, pembubaran massa yang dilakukan oleh polisi itu menuai sorotan, usai sejumlah video adanya dugaan tindakan represif tersebar di media sosial.
Terlihat, adanya polisi yang mendobrak pintu rumah warga hingga mengumpat dengan kata kasar. (cesar yudistira)
Editor : Zulfirman
