Lulusan Unpas Bandung Diminta Manfaatkan Peluang dari Bonus Demografi

Mahasiswa lulusan Universitas Pasundan (Unpas) bandung diharapkan sang rektor Eddy Jusuf mampu memanfaatkan bonus demografi.

Lulusan Unpas Bandung Diminta Manfaatkan Peluang dari Bonus Demografi
Rektor Unpas Bandung Eddy Jusuf berharap lulusan dari kampusnya bisa memanfaatkan bonus demografi.

INILAHKORAN, Bandung- Mahasiswa lulusan Universitas Pasundan (Unpas) akan menjadi bagian dari bonus demografi yang diperkirakan akan terjadi di pada tahun 2030 -2040.

Hal itu, disampaikan oleh Rektor Unpas Eddy Jusuf dalam rangka Wisuda Sarjana, Magister dan Doktor Gelombang I Tahun Akademik 2021/2022, di Aula Kampus IV Unpas, Sabtu 13 November 2021.

Menurut Eddy Jusuf, Wisuda ini bukan akhir dari kegiatan pembelajaran, karena manusia itu harus terus belajar, bahkan menjadi titik awal menuju kepada peningkatan kualitas diri di masing -masing.

"Ini (bonus demografi) akan menjadi peluang besar bagi generasi muda saat ini, termasuk lulusan Unpas khususnya dunia kerja. Karena lulusan sekarang akan masuk ke dalam manusia solutif diatas manusia 15 tahun, dan di bawah 65 tahun, di tahun 2030 itu. Sehingga, puncak produktifitas Indonesia dengan tenaga kerja unggul itu ya di Tahun 2035," ungkap Eddy Jusuf.

Baca Juga: Kecewa Hadiri Pernikahan Ria Ricis dan Teuku Ryan, Baim Wong: Nggak Pernah Seperti Ini

Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan Makbul Mansyur berpesan, kepada wisudawan-wisudawati untuk terus belajar dan berkembang.

“Selamat para wisudawan dan wisudawati yang telah menyelesaikan studi di Unpas, namun gelar Sarjana, Magister dan Doktor tidak akan ada artinya, jika tidak bermanfaat bagi umat,” ujarnya.

Maka dari itu, Makbul Mansyur mengingatkan agar mahasiswa dapat memegang prinsip dalam melalui masa yang akan datang. Pertama, teruslah berkarya, dengan kreatif dan inovatif, kedua, harus berjiwa tangguh, artinya pantang menyerah, kemudian yang ketiga, menjadi pelopor pembaharu di masyarakat.

Baca Juga: Oknum Mentri Diduga Terlibat Korupsi Tes PCR, Pengamat: Fokus, Tinggalkan Kasus Formula E!

"Keempat yaitu menjaga marwah almamater dan alumni, Sebab Unpas adalah ibu yang melahirkan para wisudawan-wisudawati, maka panji alamamater harus dikibarkan dimanapun alumni berada. Terakhir, atau kelima jangan melupakan sejarah, jangan memutarbalikkan sejarah,” pungkasnya.

Sebagai catatan, pada wisuda kali ini Unpas mewisuda sebanyak 674 lulusan yang meliputi 84 Lulusan Pascasarjana, 58 lulusan Fakultas Hukum (FH), 173 Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) 30 Lulusan Fakultas Teknik (FT) 91 Lulusan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), 213 Lulusan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) serta 25 Lulusan Fakultas Ilmu Seni dan Sastra (FISS).

Baca Juga: Waduh! Ririe Fairus Jumpa Ayus dan Nissa Sabyan di Resepsi Ria Ricis, Apa yang Terjadi?

Setelah 61 tahun akhirnya Unpas bisa menyelenggarakan prosesi wisuda di dalam kampus sendiri, dikarenakan suasana pandemi Covid-19. Wisuda dilakukan secara daring dan luring (luar jaringan).*** (Okky Adiana)

 


Editor : inilahkoran