Mafindo Bandung Raya Luncurkan Alat Pendeteksi Hoax

Komunitas Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Bandung Raya lakukan deklarasi dengan tema “Tanpa Hoaks, Kita Rukun Berdemokrasi" di kawasan Car Free Day Dago, Jalan Ir H Djuanda, Kota Bandung, M

Mafindo Bandung Raya Luncurkan Alat Pendeteksi Hoax
Acara deklarasi dengan tema “Tanpa Hoaks, Kita Rukun Berdemokrasi
INILAH, Bandung- Komunitas Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Bandung Raya lakukan deklarasi dengan tema “Tanpa Hoaks, Kita Rukun Berdemokrasi" di kawasan Car Free Day Dago, Jalan Ir H Djuanda, Kota Bandung, Minggu (31/3) pagi WIB.
 
Pelaksana Tugas Hatian Mafindo Bandung Raya, Hadi Purnama mengatakan, kegiatan Mafindo di kawasan CFD adalah mengenalkan ke publik tentang Mafindo. Menurutnya, Mafindo sebuah organisasi berbasis relawan yang dibentuk sejumlah tokoh, baik dari kalangan aktivis ataupun media.
 
"Di CFD ini utamanya mengenalkan dulu Mafindo, lalu ada beberapa kegiatan lain, seperti pengenalan atau literasi digital untuk generasi muda, anak-anak kita perkenalkan dengan permainan ular tangga anti hoaks tentang bagaimana mereka bisa mengenali apa itu hoax," katanya.
 
Selain itu, Mafindo juga melakukan penyebaran brosur untuk mengenalkan salah satu tool yang dapat digunakan masyarakat, supaya bisa mendeteksi hoax yang bernama Hoax Buster Tools.
 
"Aplikasi tersebut bisa di download gratis yang dibuat oleh orang-orang Mafindo, jadi kita bisa dengan mudah atau penasaran apakah berita yang akan dicek faktual atau hoax," ucap Hadi.
 
Menurut Hadi, deklarasi pada hari ini juga menandai dimulainya rangkaian kegiatan yang diinisiasi oleh Mafindo pusat di beberapa daerah, khusus untuk Jawa Barat sendiri akan menjadi awal dari serangkaian kegiatan literasi digital.
 
"Pada tanggal 12 april nanti Mafindo Pusat dan Mafindo Bandung Raya akan melaksanakan kegiatan workshop diantaranya kegiatan pelatihan yang akan melibatkan hampir semua unsur masyarakat mulai dari kalangan Pendidik, Akademisi, kemudian dari komunitas-komunitas, para aktivis, pelajar, mahasiswa, bahkan dari kalangan ibu rumah tangga," ucapnya.
 


Editor : inilahkoran