Mahasiswa Tel-U Ciptakan Touchless Smart Toilet yang Mampu Deteksi Kesehatan Sejak Dini
Mahasiswa Telkom University membuat inovasi toilet cerdas yang dapat melakukan deteksi dini serta memberikan informasi kesehatan dari hasil pemeriksaan feces dan urin. Tak hanya itu saja, toilet cerdas ini juga dapat memberikan tips-tips agar pengguna segera melakukan penanganan untuk mencegah maupun mengurangi dampak penyakit di kemudian hari.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN,Soreang- mahasiswa Telkom University membuat inovasi toilet cerdas yang dapat melakukan deteksi dini serta memberikan informasi kesehatan dari hasil pemeriksaan feces dan urin. Tak hanya itu saja, toilet cerdas ini juga dapat memberikan tips-tips agar pengguna segera melakukan penanganan untuk mencegah maupun mengurangi dampak penyakit di kemudian hari.
touchless smart toilet dibuat oleh mahasiswa Angkatan 2019 Fakultas Teknik Elektro (FTE) yaitu Luthfi Noor S.Z, Rafli A.P, Putri Nurani dan Shafira Amkha Z. Keempat mahasiswa tersebut, selama melakukan penelitian alat ini dikembangkan melalui program kreativitas mahasiswa bidang Karsa Cipta (PKM-KC) Telkom University dan dibiayai oleh Kemendikbudristek.
Rafli sebagai Hardware Engineer menjelaskan, toilet ini bertujuan untuk mempermudah pengguna melakukan monitoring kesehatannya secara berkelanjutan atau setiap hari.
“Pengguna dapat memonitoring kesehatannya dari rumah pakai ponsel. Tapi pengguna juga tidak perlu membawa ponsel ke toilet untuk mengoperasikannya. Namun, informasi mengenai kondisi feses dan urin tetap akan diberikan oleh smart toilet ini selama toilet dan aplikasi pada ponsel pengguna terhubung dengan jaringan internet," kata Rafli.
Dikatakan Rafli, touchless smart toilet merupakan toilet pintar berbasis Internet of Things (IoT) yang dapat mendeteksi dan memprediksi kesehatan pengguna berdasarkan kondisi feces dan urine melalui pengenalan bentuk dan warna feces, serta warna urine menggunakan teknologi computer vision (CV) dan deep learning (DL) yang terintegrasi dengan aplikasi.
Fitur lain yang ada pada touchless smart toilet ini adalah fitur kendali dengan gesture dan tanpa sentuhan (touchless) untuk mengurangi penyebaran kuman atau virus dari tangan pengguna. Fitur ini dapat memudahkan pengguna untuk mengoperasikan toilet ini. Implementasi IoT pada toilet ini memungkinkan pengguna menerima data hasil deteksi langsung ke smartphon, sehingga rekam jejak kesehatan secara rutin tersimpan.
Selain itu, komponen perangkat keras sistem touchless dan kamera pendeteksi diletakkan didalam wadah tertutup sehingga aman dari korsleting. Konversi dari toilet biasa ke touchless smart toilet ini tidak memerlukan waktu dan biaya yang besar, karena alatnya mudah dibongkar pasang (modular).
“Untuk menurunkan risiko penyebaran bakteri dan virus kami mengintegrasikan sensor ultrasonic untuk menyiram feses atau urin, sehingga pengguna tidak perlu menekan flush toilet. Pengguna cukup meletakkan tangannya diatas sensor ultrasonik. Kemudian, sistem akan aktif dan melakukan automatic flush serta analisa urine dan feces,” kata Shafira yang bertindak sebagai Machine Learning Engineer.
Cloud Developer Putri Nurani menambahkan, keunggulan lain dari touchless smart toilet ini, terdapat fungsi yang dapat memberikan saran seputar kesehatan. Fitur ini dibuat untuk membantu pengguna mendapatkan respon secara aktif mengenai monitoring kesehatan. Pengguna akan disarankan ke dokter atau rumah sakit jika sistem membaca bahwa pengguna terdeteksi kuang sehat.
Putri melanjutkam, touchless smart toilet ini merupakan terobosan baru yang dikembangkan sebagai alat pendukung medikal check up di klinik, laboratorium, ataupun rumah sakit.
“Kedepannya touchless smart toilet dapat menjadi salah satu alat kesehatan yang dapat membantu meningkatkan kesejahteraan penggunanya. Alat ini juga dapat terintegrasi dengan rumah sakit dalam hal monitoring kesehatan pasiennya. Kami juga berharap dengan terealisasikannya PKM-KC ini touchless smart toilet dapat berguna dan memudahkan para pengguna dalam monitoring kesehatannya sehari-hari,” katanya.(rd dani r nugraha).***
Editor : JakaPermana

