Manfaat Puasa Syawal untuk Kesehatan Mental, Dapat Mengurasi Stress
Ada 3 manfaat kesehatan mental jika kita melakukan Puasa Syawak salah satunya dapat mengurasi stres.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
ILAHKORAN, Bandung - meski hukumnya sunnah, Puasa Syawal saat ini sudah bisa dilakukan setekah kita menjalani ibadah puasa Ramadan sebulan penuh.
Dalam hadist disebutkan bahwa Puasa Syawal dapat dilakukan selama 6 hari dan lebih afdal jika dimulai sejak tanggal 2-7 Syawal, sehari setelah Lebaran Idulfitri.
Akan tetapi, Puasa Syawal juga boleh dilaksanakan secara terpisah tidak berurutan yang jelas silakukan selama bulan Syawal kecuali tanggal 1 yang jatuh pada hari Idulfitri.
Para ulama juga sepakat bahwa Puasa Syawal tidak wajib dilaksanakan secara berturut-turut yabg penting puasa tersebut dilakukan dalam bulan Syawal.
Yang istimewa dari Puasa Syawal ini, kita bisa mendapatkan pahala seperti berpuasa setahun penuh, seperti dalam sabda Rasullullah SAW yang berbunyi:
“Barang siapa yang berpuasa Ramadhan, kemudian diikuti dengan enam hari di bulan Syawal maka (pahalanya) seperti berpuasa setahun penuh,” (HR. Muslim No 1164).
manfaat kesehatan mental
1. Mengurasi stres dan Kecemasan
Puasa dapat membantu mengurangi stres serta meningkatkan ketenangan jiwa. Selain itu, puasa juga dikaitkan dengan peningkatan hormon endorfin yang membuat suasana hati lebih stabil dan positif.
2. Meningkatkan Fokus dan Konsentrasi
Ketika berpuasa, tubuh mengurangi kondisi hormon kortisol yang berhubungan dengan stres. Ini dapat meningkatkan fokus, daya ingat dan konsentrasi, sehingga aktivitas sehari-hari menjadi lebih produktif.
3. Membantu Mengontrol emosi
Puasa mengajarkan pengendalian diri, baik dalam hal makanan maupun emosi. Dengan berlatih menahan diri, seseorang dapat lebih sabar, rendah hati dan tidak mudah tersulut emosi dalam berbagai situasi.***
Editor : Irma Nurfajri

