Mantap, Gebyar Layanan Terpadu UMK 2023 Sukses Gaet Ribuan Pelaku Usaha

Gebyar Layanan Terpadu UMK 2023 yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui DPMPTSP di Youth Center Sport Arcamanik, Kota Bandung, Selasa 21 November 2023 sukses menggaet ribuan pelaku usaha.

Mantap, Gebyar Layanan Terpadu UMK 2023 Sukses Gaet Ribuan Pelaku Usaha
Pada gelaran Gebyar Layanan Terpadu UMK 2023 tersebut ada enam layanan utama yang ditawarkan pada UMK dari Bandung Raya yang meliputi Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat. (yuliantono)

INILAHKORAN, Bandung - Gebyar Layanan Terpadu UMK 2023 yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui DPMPTSP di Youth Center Sport Arcamanik, Kota Bandung, Selasa 21 November 2023 sukses menggaet ribuan pelaku usaha.

Pada gelaran Gebyar Layanan Terpadu UMK 2023 tersebut ada enam layanan utama yang ditawarkan pada UMK dari Bandung Raya yang meliputi Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat.

Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin mengatakan, pihaknya akan terus mendorong peningkatan skala pelaku UMK dengan mempermudah akses legalitas usaha. Untuk itu, Gebyar Layanan Terpadu UMK 2023 digelar untuk mendapatkan layanan penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB), Sertifikasi Halal, SNI, Hak Kekayaan Intelektual, Layanan BPOM, e-Catalogue dan layanan perbankan dari Bank BJB. 

“Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkomitmen untuk terus memberikan dukungan untuk pengembangan UMK agar pelaku usaha mendapatkan kepastian dalam penyelenggaraan usahanya.” ujarnya.

Dia menambahkan, Pemprov Jabar turut menggandeng beberapa lembaga yang memberi layanan legalitas bagi UMK seperti Kanwil Kemenag Provinsi Jabar, Kanwil KemenkumHAM Provinsi Jabar, Badan Standarisasi Nasional, BPOM, Biro Pengadaan Barang dan Jasa Provinsi Jabar dan Bank BJB.

“Saya berharap, pelaksanaan gebyar pelayanan terpadu UMK Jawa Barat tahun 2023 ini dapat menjadi dukungan kelangsungan berusaha bagi pelaku UMK di Provinsi Jawa Barat dan menjadikan pelaku UMK naik kelas sehingga dapat menjadi salah satu pilar perekonomian Jawa Barat.” ucapnya.

Sementara Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Barat Nining Yuliastiani memaparkan, layanan penerbitan NIB merupakan dasar syarat-syarat untuk kelima layanan lainnya. Untuk itu, dengan penerbitan NIB ini diharapkan mampu mengakselerasi pertumbuhan bisnis UMK di Jawa Barat. 

Menurutnya, sejak 2021 hingga November 2023, sudah terbit sebanyak 1.183.506 NIB untuk pelaku UMK di Jawa Barat. 

"Untuk periode Januari-7 November tahun 2023 saja, telah terbit 589.125 NIB. Dengan tekad untuk mendukung pertumbuhan UMK, ditargetkan pada tahun 2024 sebanyak 2,2 juta NIB dapat diterbitkan," paparnya.

Nining berkomitmen untuk mengejar defisit penerbitan NIB untuk 2,3 juta pelaku UMK lagi dari jumlah 4,5 juta UMK.

"Karena berdasarkan data dari BPS pelaku UMK di Jawa Barat ada 4,5 juta UMK," kata dia.

Guna mengakselerasi targetnya tersebut, pihaknya akan mendorong DPMPTSP di 27 kota/kabupaten untuk menggelar hal serupa, sehingga pelaku UMK bisa cepat mendapat NIB. 

"Karena NIB ini berkaitan langsung dengan akselerasi pasar, kepabeanan, hingga akses permodalan," imbuhnya. 

Dalam gelaran tersebut juga diberi penghargaan kepada Kabupaten/kota terbanyak yang menerbitkan NIB untuk UMK pada periode Januari-September 2023 kabupaten di Jawa Barat adalah Kabupaten Bogor 33.854 NIB, Kabupaten Tasikmalaya 30.822 NIB, dan Kabupaten Bekasi 30.573 NIB. Sedangkan untuk kota di Jawa Barat adalah Kota Bandung 27.432 NIB, Kota Bekasi 22.454 NIB, dan Kota Depok 21.112 NIB.

Gebyar Pelayanan Terpadu UMK Jawa Barat tahun 2023 ini tak hanya berpusat di Youth Center Sport Jabar Arcamanik kota Bandung saja, secara serentak di kabupaten/kota se-Jawa Barat juga menggelar acara yang sama yang mempermudah pelaku UMK yang lokasinya jauh dari kota Bandung bisa langsung ke lokasi acara terdekat di kabupaten/kota asal pelaku UMK tersebut yang diselenggarakan oleh Dinas PMPTSP Kota dan Kabupaten di Jawa Barat. 

Total peserta yang hadir pada acara Gebyar Pelayanan Terpadu UMK di kabupaten/kota se-Jawa Barat sebanyak 4.415 pelaku UMK dengan rincian sebanyak 900 pelaku UMK hadir di Youth Center Sport Jabar Arcamanik kota Bandung dan 3.515 hadir di kabupaten/kota se-Jawa Barat.

Dia juga berterimakasih kepada pihak yang mendukung acara ini, yakni Bank BJB, Suryacipta Swadaya, PT. Elektra Mobilitas Indonesia, Migas Utama Jabar, Sauyunan Creation, Telkom Indonesia, PT Karya Cipta Mustika, Wings Group, PT. Kaldu Sari Nabati dan beberapa pihak dari Perangkat Daerah tingkat Provinsi turut ambil bagian dalam menyukseskan acara ini.

Dia menilai, dengan semangat inovasi dan kolaborasi antarinstansi serta dukungan penuh dari berbagai sektor, acara ini berhasil menciptakan momentum positif bagi Pelaku Usaha Mikro dan Kecil di Jawa Barat, mendorong pertumbuhan ekonomi regional. 

"Diharapkan, langkah ini akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi para pelaku UMK agar bisa naik kelas dan mencapai kesuksesan dan pertumbuhan yang berkelanjutan," harapnya.

Sementara salah satu pelaku UMK Hary Setiawan mengaku senang dengan Gebyar Pelayanan Terpadu UMK Jawa Barat. Sebab dirinya bisa membuat Nomor Induk Berusaha (NIB) dengan cepat dan mudah. 

"Alhamdulillah, sangat mudah, cepat dan gratis," pujinya.

Pria yang berusaha di bidang kuliner ini mengaku dalam proses memeroleh NIB, ia cukup mendaftar dengan membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP). Setelah itu dalam beberapa menit ia mendapatkan NIB. 
"Pernah nyoba, tapi agak ribet, tapi sekarang tinggal ktp, kita selesai dan bisa daftar juga untuk PIRT dan legalitas lainnya," pungkasnya.*** (yuliantono)


Editor : Doni Ramdhani