Mapay Lembur, Usman Kusmana Serap Aspirasi Warga Tasikmalaya hingga Santuni Lansia
Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya Usman Kusmana menyusuri Kampung Picung untuk menyerap aspirasi warga, menyoroti infrastruktur, rutilahu
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Tasikmalaya dari Partai Gerindra, Usman Kusmana, menyusuri perkampungan menggunakan sepeda motor untuk melihat langsung kondisi masyarakat sekaligus menyerap aspirasi warga di daerah pemilihannya.
Kegiatan bertajuk Mapay Lembur Ngalongok Tim tersebut dilaksanakan di Kampung Picung, Desa Guranteng, Kecamatan Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (17/10/2026).
Dalam kegiatan itu, Usman bersama tim menyambangi warga, menemui para pendukung yang pernah berjuang bersama pada Pemilu 2024, serta memberikan santunan kepada warga lanjut usia (lansia).
Kegiatan tersebut juga diisi dengan doa bersama untuk Presiden Prabowo Subianto yang berulang tahun pada 17 Oktober.
Usman mengatakan, kegiatan menyusuri perkampungan menjadi salah satu cara untuk melihat langsung kondisi masyarakat sekaligus mengetahui berbagai persoalan yang membutuhkan perhatian pemerintah.
"Saya bersama tim melakukan kegiatan mapay lembur ngalongokan tim. Di dalamnya disertai pemberian santunan untuk jompo sambil memohon doa untuk Pak Prabowo Subianto yang hari ini ulang tahun," ujar Usman, Minggu (18/10/2026).
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk kembali menyapa tim di lapangan yang telah berjuang bersama dalam kontestasi politik pada 2024.
"Juga mengunjungi tim-tim di lapangan yang dulu 2024 berjuang bersama," katanya.
Dari hasil menyusuri perkampungan, Usman mengaku menemukan sejumlah persoalan yang perlu mendapat perhatian, mulai dari infrastruktur jalan, rumah tidak layak huni (rutilahu), hingga kebutuhan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Menurut dia, aspirasi warga tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga menyangkut kebutuhan dasar dan penguatan ekonomi keluarga.
"Banyak temuan infrastruktur yang harus diperbaiki, rumah tidak layak huni, dan aspirasi masyarakat untuk pemberdayaan ekonomi melalui bantuan ternak domba dan sapi," ungkapnya.
Usman menilai, turun langsung ke lingkungan masyarakat memberikan gambaran lebih nyata mengenai kondisi kehidupan warga dibandingkan hanya menerima laporan.
"Ketika kita menyusuri perkampungan, kita merasakan betul bagaimana denyut kehidupan masyarakat dengan mata kepala sendiri," tuturnya.
Ia juga memperhatikan kondisi rumah warga, ketersediaan fasilitas umum, akses air bersih, hingga sarana keagamaan yang menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat.
"Melihat bagaimana rumah-rumah mereka, fasilitas umum menyangkut air bersih, sarana keagamaan dan lain-lain," katanya.
Di balik kegiatan menyerap aspirasi tersebut, Usman mengaku merasakan pengalaman emosional ketika memberikan santunan kepada warga lanjut usia yang ditemuinya.
Ia mengatakan, respons para lansia, termasuk tangisan dan doa yang disampaikan, menjadi pengalaman yang membekas selama kegiatan berlangsung.
"Ada perasaan yang tak biasa yang saya rasakan ketika tangisan emak-emak jompo diberikan sentuhan sedikit rezeki," ujarnya.
Menurut Usman, doa yang disampaikan warga juga menjadi bagian dari kegiatan tersebut, terutama doa untuk Presiden Prabowo Subianto.
"Dan bagaimana doa mereka terucap, terkhusus untuk Pak Presiden Prabowo Subianto, yang hari ini sedang berjuang hebat, tapi begitu banyak narasi fitnah dan kebencian dari sebagian rakyatnya," pungkasnya.
Melalui kegiatan Mapay Lembur Ngalongok Tim, Usman berharap dapat terus menjalin komunikasi dengan masyarakat sekaligus memperoleh gambaran langsung mengenai kebutuhan warga di daerah pemilihannya. Aspirasi tersebut diharapkan dapat menjadi bahan untuk disampaikan kepada pemerintah dan diperjuangkan sesuai dengan kewenangannya sebagai anggota DPRD.***
Editor : JakaPermana
