Marshanda Ungkapkan Karen Poore Mau 2 Kali Bunuh Diri

Marshanda dihadirkan sebagai saksi dalam kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap Karen Poore yang dilakukan suaminya Arya Claport. Bahkan Marshanda menyebut Kareen sempat dua kali mau bunuh diri (Bundir). 

Marshanda Ungkapkan Karen Poore Mau 2 Kali Bunuh Diri
Foto: Ahmad Sayuti

INILAH, Bandung - Marshanda dihadirkan sebagai saksi dalam kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap Karen Poore yang dilakukan suaminya Arya Claport. Bahkan Marshanda menyebut Kareen sempat dua kali mau bunuh diri (Bundir). 

Hal itu terungkap dalam sidang dugaan KDRT dengan terdakwa Arya Claport di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jalan RE Martadinata, Selasa (16/2/2021). 

Dihadapan majelia Marshanda mengungkapkan jika Kareen sempat melakukan upaya bunuh diri di tahun yang berbeda. Pertama di 2015 dia sengaja menjatuhkan diri dari motor yang ditungganginya, kemudian di September 2019. 

"Jadi bulan Mei 2015 upaya bunuh diri yang dilakukan pelapor dengan cara atau dengan sengaja menjatuhkan diri dari motor yang dikendarai pelapor dan terdakwa," katanya di persidangan.

Dia mengaku tidak secara langsung menyaksikan insiden tersebut karena dirinya sedang berada di Los Angles (LA), namun tahu saat ditelpon oleh terdakwa melalui voice note whatsapp. 

"Di situ juga ada pelapor. Jadi kita ngobrol bertiga. Di situ terdakwa menceritakan bahwa pelapor telah melakukan upaya bunuh diri dari motor karena berada dalam tekanan, sedang stres, karena tidak ada uang," ujarnya.

Dari penuturan Arya, Marshanda melanjutkan, Karen tidak punya uang untuk membayar band pengiring yang mendampinginya bernyanyi di suatu event. Karen saat itu mendesak suaminya Arya untuk mencari uang guna membayar band.

"Padahal saat itu pelapor sudah mendapatkan uang dari penyelenggara even karena sudah nyanyi. Saya tidak tahu kemana uangnya, sehingga tidak mampu bayar pemain band. Terdakwa bilang ke saya sudah kehabisan akal untuk melunasi pemain band. Sebelum itu terjadi pun terdakwa cerita ke saya di depan pelapor juga yang dalam keadaan emosi tidak stabil karena belum mendapatkan uang. Saya lalu kasih, nggak usah pinjem. (Saya kasih) Rp 10 juta," ujarnya.

Untuk upaya bunuh diri yang kedua, itu terjadi di bulan September 2019. Marshanda mengaku saat itu mendengar upaya bunuh diri. Upaya bunuh diri yang terakhir ini lah pemicu laporan KDRT. Menurutnya, berdasarkan bukti rekaman, ucapan Arya ke Karen saat itu guna mencegah bunuh diri.

"Sepengetahuan saya menurut bukti yang saya lihat dan dengar itu upaya pencegahan bunuh diri," kata Marshanda menjawab pertanyaan pengacara soal ucapan kasar yang dilayangkan Arya ke Karen. (Ahmad Sayuti)


Editor : Doni Ramdhani