Masa Tanggap Darurat Bencana di NTT, Dody Alokasikan Rp100 Miliar
Untuk penanganan tanggap darurat bencana gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT), Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengalokasikan Rp100 miliar.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Untuk penanganan tanggap darurat bencana gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT), Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengalokasikan Rp100 miliar.
"Untuk dana, betul kami sementara menggunakan dana eksisting (Kementerian PU). Jadi saya pakai dana-dana yang ada. Mungkin untuk tanggap darurat sementara waktu kita alokasikan hampir sekitar Rp100 miliar," ujar Dody dikutip dari Antara, Kamis (20/8/2026).
Menurutnya, saat ini masih dalam kondisi tanggap darurat bencana gempa di NTT. Pihaknya harus bergerak cepat dalam penanganan tanggap darurat di sana.
"Jadi sementara waktu karena mesti kerja cepat, sementara waktu saya mengambil dari anggaran Kementerian PU," katanya.
Dody menegaskan, kesiapsiagaan Kementerian PU selama penanganan tanggap darurat dan pemulihan infrastruktur bagi masyarakat terdampak gempa di NTT.
Dia mengatakan, ketika akses jalan terputus, layanan air berhenti, sekolah tidak dapat digunakan, maupun masyarakat kehilangan tempat tinggal, negara harus hadir dan bekerja untuk memulihkan kondisi masyarakat.
Upaya pemulihan infrastruktur pasca gempa bumi magnitudo 7,7 di NTT terus dipercepat. Dody telah turun langsung ke Kabupaten Nagekeo untuk melihat kondisi masyarakat terdampak sekaligus memastikan penanganan infrastruktur berjalan cepat
Selain peninjauan lapangan, Dody juga melakukan koordinasi bersama Bupati Nagekeo Simplisius Donatus, Wakil Bupati Nagekeo Gonzalo Gratianus Muga Sada, serta perwakilan BNPB, Kodim Nagekeo, dan Basarnas. Koordinasi dilakukan untuk mempercepat pendataan kerusakan akibat gempa dan penanganan infrastruktur terdampak.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Pulau Flores sebelumnya berdampak terhadap sejumlah infrastruktur jalan dan jembatan. Kementerian PU melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT langsung mengerahkan personel dan peralatan untuk membuka kembali akses yang terdampak longsor maupun kerusakan badan jalan.
Editor : Doni Ramdhani

