Masuk Sekolah Swasta, Pemprov Jabar Bantu Rp2,7 Juta per Orang per Tahun

Kepala Disdik Jabar Purwanto memberikan opsi bantuan bagi lulusan SMP untuk melanjutkan pendidikan di SMA/SMK swasta melalui program SSK.

Masuk Sekolah Swasta, Pemprov Jabar Bantu Rp2,7 Juta per Orang per Tahun
Dalam rancangan yang disiapkan Pemprov Jabar, setiap siswa yang diterima melalui skema SSK akan memperoleh bantuan pendidikan sebesar Rp2,7 juta per orang per tahun. (ilustrasi/net)

INILAHKORAN.ID - Kepala Disdik Jabar Purwanto memberikan opsi bantuan bagi lulusan SMP untuk melanjutkan pendidikan di SMA/SMK swasta melalui program sekolah swasta Kerja Sama (SSK).

Dia menegaskan, Pemprov Jabar tidak membatasi pilihan masyarakat. Calon murid tetap diberi keleluasaan memilih sekolah swasta, sesuai minat dan kemampuan masing-masing, termasuk sekolah yang tidak tergabung dalam program SSK.

"Jika merasa bahwa 'Ah, saya ingin memilih sesuai dengan selera saya sekolahnya tidak masuk di swasta kerja sama', ya itu tentu kami persilakan juga karena banyak juga sekolah-sekolah swasta yang bagus. Kita harus realistis, bahwa pilihan ke negeri mungkin sebagai hak, tapi kalau tidak bisa tertampung di negeri, sekolah swasta juga banyak yang bisa mengembangkan atau melayani," jelasnya, Jumat (10/7/2026).

Menuruntya, hingga saat ini kepastian anggaran program SSK masih dalam tahap pembahasan. Disdik Jabar bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) masih mematangkan skema pendanaan agar program dapat berjalan optimal pada tahun ajaran baru.

"Ya masih berproses ya, masih berproses. Kan anggarannya juga masih dibicarakan di antara TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah)," ujarnya.

Sejauh ini, sebanyak 1.128 sekolah swasta telah menandatangani komitmen kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, untuk mendukung pelaksanaan program tersebut.

Dalam rancangan yang disiapkan Pemprov Jabar, setiap siswa yang diterima melalui skema SSK akan memperoleh bantuan pendidikan sebesar Rp2,7 juta per orang per tahun. 

"bantuan itu terdiri atas Rp1,5 juta untuk DSP (dana sumbangan pendidikan) dan Rp1,2 juta untuk pembayaran SPP selama satu tahun atau setara Rp100 ribu per bulan," ucapnya.

Program itu diharapkan menjadi solusi, atas keterbatasan daya tampung sekolah negeri sekaligus memastikan tidak ada calon murid di Jawa Barat yang kehilangan kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA maupun SMK. 


Editor : Doni Ramdhani