Masuki H+1 Libur Lebaran Idul Fitri 1445 H, Kunjungan Wisatawan ke LPZ Belum Naik Signifikan
Momentum libur Lebaran Idulfitri 1445 Hijriah belum berdampak besar terhadap peningkatan pengunjung di sejumlah destinasi wisata di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Momentum libur lebaran Idulfitri 1445 Hijriah belum berdampak besar terhadap peningkatan pengunjung di sejumlah destinasi wisata di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Kondisi tersebut diakui Iwan Susanto, Manager Operasional Lembang Park and Zoo (LPZ) yang menyebutkan kunjungan wisatawan baru naik 10-20 persen pada H+1 libur Lebaran Idulfitri 1445 Hijriah.
"Belum naik signifikan. Angkanya masih sama seperti libur weekend hari biasa yakni 15-20 persen. Kita harap besok sampai Minggu bisa naik," kata Iwan, Kamis 11 April 2024.
Menurutnya, kondisi tersebut diprediksi karena banyak di antara masyarakat masih melakukan kegiatan silaturahmi ke rumah kerabat atau menjalani tradisi ziarah kubur.
"Puncak kunjungan wisatawan diprediksi akan terjadi mulai Jumat-Minggu 12-14 April 2024," tuturnya.
Iwan menyebut, angka kunjungan wisatawan ke Lembang Park and Zoo pada H-1 hingga H+1 tahun ini masih kalah dibanding Lebaran tahun lalu.
Waktu itu, sambung Iwan, jumlah kunjungan hampir mencapai angka 10.000 per hari, tapi kali ini angkanya baru mencapai 2.000.
"Belum kenaikan signifikan. Dibandingkan H+1 Lebaran tahun lalu, kunjungan kali ini masih kalah rame tahun lalu," sebutnya.
"Tahun 2023, parkiran kita sampai membludak ke jalan, sekarang masih minim," tambahnya.
Iwan menilai, salah satu faktor penyebab angka kunjungan masih lesu karena waktu libur lebih panjang sebelum Lebaran. Sedangkan tahun lalu, waktu libur panjang berada setelah Lebaran.
Alhasil, momen liburan sudah dipakai sebelum Idulfitri. Sedangkan pasca Idulfitri, masyarakat lebih menghabiskan waktu untuk silaturahmi dan mudik balik.
"Kita berdoa saja sisa waktu libur tahun masih dipakai untuk dateng ke sini. Justru kita khawatir akhir pekan dipakai mudik balik," tandasnya.*** (agus satia negara)
Editor : Ahmad Sayuti

