Pengelola Wisata LPZ dan TWGC Prediksi Peningkatan Pengunjung Bakal Terjadi Sabtu 31 Mei 2025
Libur panjang di akhir Mei 2025 belum mampu meningkatkan kunjungan wisatawan secara signifikan di sejumlah destinasi wisata yang ada di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - libur panjang di akhir Mei 2025 belum mampu meningkatkan kunjungan wisatawan secara signifikan di sejumlah destinasi wisata yang ada di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Di Lembang Park and Zoo (LPZ) misalnya, peningkatan kunjungan wisatawan sejak 29-30 Mei 2025 tercatat hanya mencapai 20 persen. Namun, puncaknya diprediksi bakal terjadi pada Sabtu 31 Mei 2025.
"Untuk jumlah kunjungan wisatawan pada tanggal 29-30 Mei 2025 ini belum terlalu signifikan," kata Manager Operasional LPZ, Iwan Susanto saat ditemui, Jumat 30 Mei 2025.
Iwan memprediksi, peningkatan atau puncak pengunjung bakal terjadi pada Sabtu 31 Mei 2025 dan berharap sesuai ekspektasi pihaknya lantaran dari tahun lalu untuk libur seperti saat ini berjalan seperti biasa.
"Semoga lebih ramail dari dua hari ini. Kalau tiap tahun setiap long weekend itu kunjungan bisa mencapai 4.000 sampai 5.000, tapi tergantung cuaca juga karena kadang sekarang ini cuaca cepat berubah," tuturnya.
Disinggung terkait apakah LPZ terimbas dengan kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah, Iwan mengungkapkan, soal efisiensi anggaran ini sebetulnya lebih berdampak pada hotel atau restoran.
"Karena kan anggaran untuk meeting dan lainnya diefisiensi tentunya membuat okupansinya berkurang," ujarnya.
Sementara untuk tempat-tempat wisata seperti LPZ ini jarang meski ada beberapa tempat untuk kegiatan meeting dan gathering yang pihaknya pun sediakan.
"Kebijakan pembatasan studi tour juga cukup terasa. Namun, kondisi akses jalan menuju lokasi dan kondisi cuaca yang dampaknya paling kita rasakan," ujarnya.
Mengingat akses jalan menuju objek wisata LPZ ini kewenangannya di bawah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar), kata Iwan, pihaknya berharap pemerintah bisa melakukan pelebaran jalan.
"Dengan begitu kan akses jalan para wisatawan yang akan berkunjung semakin mudah. Terlebih, kita juga merupakan salah satu penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbesar," ujarnya.
Harapan adanya peningkatan kunjungan wisata juga disampaikan General Manager Terminal Wisata Grafika Cikole (TWGC) Lembang Sapto Wahyudi.
Pihaknya berharap libur panjang akhir pekan ini berdampak positif terhadap okupansi kunjungan.
"Untuk okupansi kunjungan kemungkinan akan bagus untuk long weekend ini. Kita harapannya seperti itu," kata Sapto.
Sapto mengungkapkan, harapan adanya kenaikan kunjungan wisatawan sudah terlihat dalam sepekan terakhir ini baik untuk rombongan dan pribadi yang menginap maupun hanya untuk sekeda rekreasi serta makan.
"Lumayan selama 1 minggu sampai weekend ini ada peningkatan. Termasuk rombongan sekolah seminggu kemarin yang menginap dari Jakarta, Brebes, Tangerang. Tapi ini sekolah swasta dan internasional. Ada juga yang hanya transit makan dan outbond," ujar Sapto.
Puncak kunjungan libur panjang ini diperkirakan akan terjadi pada Jumat dan Sabtu. "Prediksi puncaknya besok sama Sabtu. Okupansi penginapan di kita besok itu alhamdulillah udah banyak. Kebanyakan memang masih sekitaran Jabodetabek," ujarnya.***
Editor : JakaPermana


