Perdana Kunjungi LPZ, Wisatawan Asal Jakarta Ungkap Keseruan Liburan dan Belajar di Kampung Satwa
Libur panjang atau long weekend pekan ini sudah dimulai sejak Kamis 29 Mei 2025 dan bertepatan dengan momen Isa Almasih yang dilanjutkan dengan cuti bersama.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Libur panjang atau long weekend pekan ini sudah dimulai sejak Kamis 29 Mei 2025 dan bertepatan dengan momen Isa Almasih yang dilanjutkan dengan cuti bersama.
Alhasil, masyarakat saat ini tengah menikmati libur selama empat hari dengan mengunjungi berbagai destinasi wisata di Kabupaten Bandung Barat (KBB), seperti Lembang Park and Zoo atau LPZ.
Diketahui, Lembang Park & Zoo merupakan tempat wisata di Kabupaten Bandung Barat yang menawarkan pengalaman bertemu hingga berinteraksi langsung dengan ragam satwa.
Bahkan Lembang Park Zoo menjadi salah satu kebun binatang terbesar dan terlengkap di Bandung Raya. Tak heran jika wisata Bandung ini menjadi favorit para pelancong.
Berdiri di atas lahan seluas 25 hektare, Lembang Park Zoo menghadirkan kebun binatang dengan tema Bavarian yang merupakan sebuah wilayah di tenggara Jerman.
Kini Lembang Park Zoo memiliki sekitar 856 satwa dari 201 spesies mulai dari unggas, primata, reptil, hingga mamalia.
Mia salah satu wisatawan asal Jakarta mengaku sengaja menghabiskan waktu libur panjang di Lembang. Serta memilih LPZ untuk tempatnya berekreasi bersama keluarga.
"So far seru karena bisa memberikan edukasi bagi anak-anak terkait satwa," kata Mia saat ditemui di kawasan kampung satwa, Lembang Park and Zoo, Jumat 30 Mei 2025.
Sebetulnya, kata Mia, dirinya bersama keluarga sudah berencana untuk berkunjung ke Lembang Park and Zoo dari beberapa waktu ke belakang. Namun, karena kondisi cuaca yang kurang mendukung rencana dirinya untuk berlibur baru terlaksana hari ini.
"Sebenernya udah dari kemarin-kemarin mau ke LPZ, tapi karena hujan melulu jadi baru bisa hari ini," ucapnya.
Lebih lanjut Mia menuturkan, dirinya mengetahui adanya wisata Lembang Park and Zoo dari media sosial. Menurutnya, wisata satwa di LPZ ini berbeda dengan wisata yang ada di Jakarta.
"Beda banget sama yang di Jakarta, di sini lebih bervariatif satwanya. Kita juga perdana datang ke LPZ," tuturnya.
Pengunjung lain asal Jakarta, Rima mengaku cukup terkesan dengan destinasi wisata Lembang Park and Zoo. Terlebih, saat dirinya berkeliling ke kampung satwa.
"Seru, tadi ada harimau putih juga yang cukup besar dan ada banyak satwa eksotik baik dari mancanegara maupun endemik," kata Rima.
Manager Operasional LPZ, Iwan Susanto menjelaskan, LPZ ini merupakan kebun binatang yang mengusung konsep modern zoo.
"Jadi LPZ ini temanya Bavarian, di bagian depan ada konsep Eropa seperti ada kincir angin dan gedung-gedungnya tinggi," jelasnya.
Tak cuma itu, dari segi kandangnya dibuat sedemikian rupa. Sehingga tidak tertutup penuh. Kemudian, di bagian belakang banyak bambu-bambu dan ilalang sehingga nuansa perkampungan yang asri terasa.
"Jadi ada Kampung Gajah, Kampung Bebek dan kampung satwa. Bedanya, kita lebih banyak satwa eksotik dari luar negeri yang tidak ada di kebun binatang pada umumnya," ujarnya.
Sehingga, lebih banyak edukasi tentang binatang eksotik dan hewan endemik Indonesia. Sementara untuk total satwa yang ada di LPZ saat ini sebanyak 856 ekor dari 201 spesies.
"Tapi kita akan terus manambah lagi koleksinya. Rencananya, tahun ini kita akan datangkan unta yang masih berprogres masuk," ujarnya.
Selain itu, sebut Iwan, di Safari LPZ sudah menambah koleksi satwa, seperti kambing gunung, elang, sitatunga, ilama, singa putih, harimau golden tabby yang di dunia itu tinggal sedikit.
"Harimau golden tabby ini kita punya sepasang dan di depan ada brown hyena kita ada juga sehingga lebih beragam," sebutnya.
"Terus kita juga lagi pembangunan, istana reptil dan aviari bakal kita perbesar," sambungnya.
Sementara untuk harga tiket masuk atau HTM untuk weekday itu seharga Rp65 ribu dan sudah termasuk tiket masuk ke kampung satwa. Sedangkan, untuk HTM weekend seharga Rp85 ribu dan sudah termasuk tiket kampung satwa.
"Jadi untuk bisa berlibur dan belajar tentang satwa di LPZ hanya ada satu tiket masuk," tandasnya.***
Editor : JakaPermana


