Masuki Hari Ketujuh Operasi Longsor Cisarua, Basarnas Tambah Dua Alat Berat
Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menambah dua alat berat di hari ketujuh operasi pencarian dan penanganan bencana longsor di Kecamatan Cisaru
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menambah dua alat berat di hari ketujuh operasi pencarian dan penanganan bencana longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jumat pagi, 30 Januari 2026.
Direktur Operasi Basarnas, Laksma TNI Y Bramantyo N, mengatakan seluruh personel telah dikonsolidasikan usai apel pagi untuk melanjutkan operasi di lapangan.
“Pagi ini kita selesai mengambil apel pagi dan mengkonsolidasikan seluruh personel di hari ke-7 pelaksanaan operasi tanah longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat,” ujarnya.
Menurut Bramantyo, fokus operasi hari ini masih difokuskan pada sektor A1 dan A2, sama seperti hari sebelumnya. Namun, kondisi cuaca menjadi tantangan utama dalam pelaksanaan kegiatan.
“Kegiatan di set A1 dan A2 seperti kemarin, yang terhambat lebih pada faktor cuaca. Mudah-mudahan hari ini cuaca lebih baik sehingga kita bisa lebih maksimal melaksanakan kegiatan,” jelasnya.
Untuk mendukung percepatan operasi, Basarnas menambah peralatan berat di lokasi bencana.
“Pagi ini kita akan ketambahan dua alat berat excavator PC 200, yang nantinya akan digeser di perbatasan antara A2 dan A3 sesuai peta operasi,” kata Bramantyo.
Sementara itu, pembagian personel di setiap sektor tidak mengalami perubahan.
“Perkuatan personel sudah dibagi per sektor dan tidak ada perubahan, sama seperti yang kita laksanakan kemarin,” tambahnya.
Basarnas berharap dengan dukungan cuaca yang lebih baik dan tambahan alat berat, proses pencarian dan penanganan dampak longsor dapat berjalan lebih optimal.
Editor : Ahmad Sayuti

