Masuki Tahapan Finishing, Jalan Kolmas yang Sempat Longsor Bisa Segera Digunakan Dua Arah

Perbaikan akses Jalan Kolonel Masturi (Kolmas) yang berada di atas objek wisata Curug Pelangi, Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) kini sudah masuk tahap finishing usai mengalami longsor.

Masuki Tahapan Finishing, Jalan Kolmas yang Sempat Longsor Bisa Segera Digunakan Dua Arah
Perbaikan akses Jalan Kolonel Masturi (Kolmas) yang berada di atas objek wisata Curug Pelangi, Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB)./Agus Satia Negara

INILAHKORAN, Ngamprah - Perbaikan akses Jalan Kolonel Masturi (Kolmas) yang berada di atas objek wisata Curug Pelangi, Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) kini sudah masuk tahap finishing usai mengalami Longsor.

Seperti diketahui, sudah sekitar tiga tahun akses jalan alternatif menuju Lembang dari Cimahi dan Padalarang tersebut tidak bisa dilalui secara normal lantaran adanya pemberlakuan buka tutup untuk satu ruas jalur kendaraan guna menghindari kerusakan yang lebih parah.

Kendati demikian, akses jalan provinsi tersebut diprediksi tak akan lama lagi bakal kembali untuk dua jalur kendaraan. Dampaknya, roda perekonomian, khususnya industri pariwisata yang berada di kawasan Lembang, Cisarua dan Parongpong bisa kembali hidup.

Berdasarkan pantauan di lapangan,  perbaikan jalan yang dimulai sejak awal 2023 sudah hampir rampung. Di lokasi bekas Longsor tersebut kini sudah dilakukan pelebaran badan jalan lebih dari enam meter dengan memangkas tebing yang berada di samping jalan. 

Nantinya, apabila akses jalan itu sudah dibuka maka kendaraan bisa melintas dua jalur. Bahkan kendaraan besar seperti bus-bus pariwisata juga akan bisa melintas dengan leluasa dibandingkan sebelumnya. 

Meski begitu, hanya di titik dekat jembatan pengendara harus berjalan perlahan karena akses jalan kembali menyempit dikarenakan tidak ada pelebaran jalan di atas jembatan.

Terkait akan segera dibukanya kembali Jalan Kolonel Masturi di bekas lokasi Longsor, Marcom Manager Dusun Bambu Outdoor Dining Resort Andrey Mulyana menyambut dengan positif. 

Terlebih, menurutnya, lokasi objek wisata yang dikelolanya tidak terlalu jauh dari lokasi jalan yang diperbaiki dan dilebarkan tersebut.

"Tentunya kami menyambut gembira dengan segera tuntasnya perbaikan dan pelebaran badan Jalan Kolmas itu," katanya.

"Semoga dapat berdampak positif terhadap kunjungan wisatawan ke KBB," ungkapnya.

Lebih lanjut Andrey menerangkan, dengan segera tuntasnya perbaikan dan pelebaran Jalan Kolmas pastinya akan meningkatkan mobilitas wisatawan. 

Pasalnya, selama dua tahun terakhir terganggu karena tak bisa dilalui bus pariwisata. 

"Rombongan bus pariwisata dengan ukuran besar dari Lembang harus memutar ke Cimahi atau Padalarang jika ingin datang ke Dusun Bambu," terangnya.

Andrey mengakui, selama ini banyak wisatawan yang menghubungi untuk menanyakan kondisi jalan yang Longsor tersebut. 

"Bahkan ada juga yang sampai membatalkan kunjungan, karena memang dengan diberlakukan buka tutup arus kendaraan jadi menghambat lalu lintas," ujarnya.

Andrey berharap, jalan tersebut sudah bisa dilalui kendaraan secara normal sebelum libur Natal dan Tahun Baru, maka kunjungan wisatawan jadi lebih meningkat lagi. 

Dengan demikian, wisatawan yang akan mengisi liburan diberikan banyak pilihan jalan menuju objek-objek wisata di Lembang dan sekitarnya.

"Nantinya jika jalan itu bisa dilalui normal para wisatawan yang berwisata ke Dusun Bambu bisa melalui dua jalur, yakni dari Cimahi dan Lembang," pungkasnya.*** (agus satia negara)*** 


Editor : JakaPermana