Membanggakan UIN Gunung Djati Bawa Dua Medali Emas dari Malaysia

Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati (UIN SGD) Bandung meraih dua gelar dalam kegiatan World Invention, Competition and Exhibition.

Membanggakan UIN Gunung Djati Bawa Dua Medali Emas dari Malaysia
UIN Sunan Gunung Djati

INILAHKORAN, Bandung - Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati (UIN SGD) Bandung meraih dua gelar dalam kegiatan World Invention, Competition and Exhibition (WICE) 2021.

Keduanya yakni meraih medali emas untuk kategori Applied Physics and Engineering dan Malaysia Innovation, Invention and Creativity Association (MIICA) Special Award.

Kegiatan diikuti oleh berbagai negara diantaranya Malaysia, Thailand, Turki, Kazakhstan, Australia, Filipina, Makedonia, Pakistan, Korea, dan lainnya.

Tim Robotika UIN SGD Bandung yang didominasi mahasiswa Teknik Elektro yang terdiri dari Reno Muhammad Fadilla (Elektro), Fawzan Ibnu Fajar (Informatika), Saip Ardo Pratama (Elektro), Muhammad Haniff (Elektro), dan Fitri Aulia Rahmawati (Elektro).

Baca Juga: UIN SGD Bandung Luncurkan Program Tracer Study 2021, Apa Itu?

Mereka yang mewakili UIN SGD Bandung dan Indonesia berhasil mengalahkan para pesaing lainnya dari berbagai negara yang mengikuti kompetisi ini.

Ketua Jurusan Teknik Elektro Nanang Ismail sangat mengapresiasi raihan yang telah dicapai mahasiswa Teknik Elektro, dalam ajang kompetisi Internasional. Ini tentu sangat membanggakan, apalagi di ajang Internasional.

“Saya mengucapkan selamat dan sukses atas pencapaian yang luar biasa bagi tim Teknik Elektro yang mengharumkan nama UIN Bandung dan Indonesia. Prestasi ini tentunya dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus berprestasi dan membawa dampak positif bagi kemajuan jurusan, dan pembinaan kreatifitas mahasiswa akan terus kami lakukan,” ujar Nanang Ismail, Senin 4 Oktober 2021.

Baca Juga: Alhamdulillah, 28 Dosen UIN SGD Bandung Lolos Uji Kompetensi Internasional

Hal senada juga disampaikan pembimbing mahasiswa yang mengikuti kompetisi tersebut Lia Kamelia. Dia menyebut, merasa terharu atas capaian mahasiswa bimbingannya.

“Saya merasa terharu dan bangga atas kerja keras dari mahasiswa untuk mengikuti kompetisi tingkat internasional, dan dapat medali emas,” ucap Lia Kamelia.

Kata dia, kesungguhan dan kerja keras tanpa kenal lelah menjadi kunci keberhasilan mahasiswa, untuk menyabet medali dalam kompetisi tersebut.

“Mudah mudahan keberhasilan ini bisa di tularkan kepada mahasiswa lainnya untuk berprestasi di masa yang akan datang,” ujar Lia Kamelia. (okky adiana)


Editor : inilahkoran